E-Zine

Dapatkan informasi web ini di email anda.
Name
E-mail




Gratis Modul Pertama!
Belajar Internet Marketing, GRATIS Modul Pertama.

Website Template
Dapatkan ribuan website template. Promo Discount 50%, Murah!

Rahasia Keuangan
Rahasia Orang Kaya Yang Tidak Diceritakan Ke Kaum Miskin.

Ebook Travelling
Tips Hemat Jalan-Jalan Ke Luar Negeri.




Jasa Kurir

Saat ini banyak sekali perusahan yang menggunakan jasa kurir lepas untuk mengantarkan berbagai dokumen atau barang. Kira-kira apa yang perlu dipersiapkan apabila kita ingin menyediakan jasa kurir tersebut? Artikel berikut adalah hasil diskusI anggota milis Dunia Wirausaha tentang serbi serba bisnis kurir termasuk masalah pengambilan, pengantaran, pembagian wilayah, manajemen kurir, dll.

Kurir yang dipekerjakan

Me-manage para kurir yang kita sewa nampaknya jadi masalah utama yang harus diperhatikan dalam mengelola bisnins ini. Harus ada ketegasan dalam memberikan perintah namun juga tidak boleh terkesan terlalu 'galak'. Paling tidak, ada win win solution antara manajemen/pemilik dengan para kurir.
Jangan sampai terjadi hal-hal seperti kurirnya menipu misalnya dengan menandatangani sendiri dokumen yang harusnya ia serahkan. Karena itulah sistem pembayaran fee per dokumen rasanya bisa jadi salah satu alternatif untuk mencegah kurir melakuakan kecurangan karena ia tidak akan mendapatkan fee apabila ketahuan menipu. Sang kurir dibayar porsi dari harga kiriman, jadi bisa dikatakan tidak ada cost pasti. Sementara itu bensin pun dibayar oleh sang kurir sehingga tugas manajemen adalah mencari order sebanyak-banyaknya.

Berikut ini ada berbagai pertimbangan dalam memilih kurir yang diangkat sebagai karyawan tetap atau lepas:

Karyawan Lepas
Tidak perlu membayar gaji tetap, artinya modal usaha tidak usah terlalu besar, (ada proyek baru dibayar).
Sebaliknya, kita harus berhati-hati dengan karyawan lepas karena mereka tidak terikat secara hukum maupun moral maka mereka bisa saja berbuat seenaknya, bila terjadi masalah mereka dapat menghilang begitu saja. Ada
juga kemungkinan mereka tidak hanya bekerja pada kita, jadi pada saat kita membutuhkan mereka bisa-bisa mereka sedang sibuk di tempat lain.
Tidak perlu bayar uang kesehatan, THR, lembur dll. (bahkan mungkin pajak (PPH)).

Karyawan tetap
Harus memiliki modal untuk membayar mereka ada maupun tidak ada pekerjaan.
Pekerja lebih dapat dipercaya, karena kita dapat memberikan aturan, bila terjadi satu saja kesalahan, maka hukumannya adalah dipecat.
Harus membayar THR dan tunjangan yang lain.


Menentukan target market

Kantor yang banyak melakukan pengiriman dokumen dalam satu bulan. Apabila hanya mengejar perorangan atau yang mengirim satuan, biasanya tidak ada jaminan kita bisa memberikan banyak pekerjaan pada para kurir dalam waktu satu bulan tersebut. Karena itu penting diperlukan jalur atau networking untuk bisa masuk ke kantor-kantor besar ini.

Kendala yang mungkin timbul

Alamat pengiriman yang kurang/tidak jelas. Kadang pengirim tidak mau tahu padahal kurir sudah berulang kali mencari alamat tersebut namun salah alamat atau bisa juga rumah kosong misalnya.

Kelebihan yang harus ditawarkan

Membina kerja sama dengan perusahaan lain, terutama yang punya akses ke luar kota.
Kita mengantarkan sampai diterima orang yang bersangkutan dan ada tanda terimanya.
Adanya sistem pengecekan apakah barang tersebut benar telah sampai ditangan penerima alamt yang tercantum (ada cost telepon).
Yang harus diperhatikan oleh manajemen juga hal seperti barang yang dikirim sebetulnya tidak begitu diperlukan penerima, seperti brosur/junk mail. Kadang mereka baru menerima, dilihat sepintas dan langsung dibuang. Bila ini yang terjadi kurir yang biasanya "kena". Saat mereka mengatakan sudah diantar sampai tujuan, diterima oleh Bapak X misalnya, namun saat manajemen kurir menelpon ke penerima dijawab, "belum terima" karena ternyata Bapak X tidak aware kalau berkas yang dibuangnya tadi itu yang ditanyakan.


Sistem administrasi juga harus diperhatikan. Hal-hal yang menyangkut kapan surat di ambil dari klien/pengirim, kampai sampai di kantor, mulai dikirim, sampai dipenerima, siapa nama penerima, dst.


Kurir Plus?

Satu masukan berharga adalah penyediaan jasa kurir plus yang saat ini masih sangat jarang ditemukan. Dimana, selain mengirim paket dan surat, mereka juga bisa dimintai tolong hal-hal seperti membelikan sesuatu, mengantri tiket di bioskop, mengambil jahitan, membeli kue, dsb.

Karena biasanya kurir itu hanya mengantar, tapi untuk jasa kurir plus bisa pula mengambil. Bayangkan saat kita perlu mengambil suatu barang, tidak ada supir, tidak ada mobil, anak lagi rewel -- tidak ada yang bisa diandalkan padahal barangnya sangat diperlukan.

Saat ini bisnis kurir plus yang ada baru (CLICK BOY) dan dikelola dengan sangat-sangat baik sekali menurut masukan beberapa anggota milis DW. Untuk biayanya memang lebih mahal daripada kurir biasa. Untuk biaya antri, biasanya ada tambahan Rp 5000. Untuk mengantar surat dan paket berkisar dari Rp 15,000 sampai Rp 30,000. Mereka menerapkan sistem member untuk para pelanggan. Sehingga member tinggal memberikan nomor pelanggan saja. Terkadang ada kasus dimana mereka tidak segan membayari duluan sehingga tidak harus bolak balik.

Apabila contoh seperti ini dibuat menjadi usaha online, centralize phone order (dari pusat menyebarkan ke cabang-cabang terdekat untuk menjalankan order) rasanya ini juga akan menjadi nilai tambahan untuk bisnis kurir plus ini.

Perbandingan alasan pemilihan jasa pos dan kurir?

Biasanya masalah biaya, dimana secara umum jasa pos lebih murah dan cakupannya lebih luas. Hal ini memang sangat tergantung pula pada biaya dan daerah tujuan. Misalnya kalau pos kilat khusus seluruh area selain DKI harganya sama, kalau kurir bisa jauh lebih mahal, selain itu pos lebih terjamin sampai ke pelosok-pelosok.

Kelebihan pos yang lain: petugasnya cenderung lebih dekat dengan penduduk setempat dan beliau ini bisa menjadi teman oleh penghuni rumah, beda dengan kurir yang suka 'ganti' petugasnya, yang kadang kita rasakan orangnya selalu baru.

Disisi lain, kita cenderung memilih jasa kurir karena lebih cepat sampai di si penerima.

Perbandingan pembayaran penggunaan jasa pos dan jasa kurir

Pada sebuah kantor besar ternyata sama saja. Keduanya bisa dibayar belakangan namun tentunya kantor ini telah melakukan perjanjian perjanjian kerjasama terlebih dulu.

Kenapa kita mlih jasa kurir A di banding jasa kurir B?

Kenapa kita memakai kurir A dibanding B tergantung juga dengan fleksibelitas kurir ini, kadang, ada kurir yang waktu pickup-nya tidak bebas (ada jadwal tertentu) sehingga saat kita butuhkan sering tidak bisa/tidak mau langsung datang. Selain itu, tentunya faktor harga.

Labels: