E-Zine

Dapatkan informasi web ini di email anda.
Name
E-mail




Gratis Modul Pertama!
Belajar Internet Marketing, GRATIS Modul Pertama.

Website Template
Dapatkan ribuan website template. Promo Discount 50%, Murah!

Rahasia Keuangan
Rahasia Orang Kaya Yang Tidak Diceritakan Ke Kaum Miskin.

Ebook Travelling
Tips Hemat Jalan-Jalan Ke Luar Negeri.




Mengenal Nettraders

Salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha pernah mengemukakan pendapatnya tentang eCommerce dimana beliau beranggapan bahwa eCommerce hanya sebuah tool saja. Untuk yang B2B - eCommerce = tools trading yg elektronis, dan yang B2C - eCommerce = placement tools yg elektronis.

Jadi, esensi jual beli barang/jasa tetap menggunakan kaidah yang umum. Maksudnya, Netraders adalah memang seorang entrepreneur. Tapi entrepreneur tadi dibekali oleh tools eCommerce yang memungkinkan untuk mengakses dan bertransaksi di market secara global dan efisien. "Seorang pengakses warnet yang biasanya main chatting belum tentu bisa menjadi Nettraders."

Sementara itu, anggota lain dari milis Dunia Wirausaha ini, Bapak Arief Gunawan, ternyata berkeseharian di World Trade Center Jakarta dan World Trade Center University (WTCU) sebagai seorang Entrepreneur Coach yang membawakan pelatihan dan switching mindset into Entrepreneur Spirit yang goalnya adalah menjangkau seluruh Indonesia, bertujuan untuk membantu pemasarannya mencapai global market melalui jaringan kami di seluruh 336 kota di dunia dan beliau juga bekerja sebagai Executive Director untuk World Trade Center Jakarta, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29 - 31, Jakarta.

Apa itu WTCU?
Suatu pelatihan dan pengembangan diri untuk mandiri, menciptakan dan mengembangkan profesi2 alternatif yang bersifat self employed.

Hal ini muncul dari keprihatinan beliau dengan sistem pendidikan di Indonesia yang tidak sama sekali melihat ataupun menoleh Kewirausahaan. Apalagi di jaman pasar global ataupun istilahnya free market, dimana kita ketinggalan sangat jauh sekali dibandingkan negara tetangga ataupun yang sudah maju yang herannya mereka malah tidak mempunyai sumber daya alam atau source yang - dengan hanya bermodal great location country mereka bisa menjadi best 5 country trade -- Indonesia yang notabene banyak sekali sourcenya malah menjadi korban atau terjajah perdagangan ataupun ekonomi, dengan over PD dan tanpa pemberdayaan sumber daya manusianya ikut dan yang pertama lagi menandatangani AFTA.

Dengan country view yang menyedihkan inilah, WTCU terpanggil dan ingin mendidik kawula muda Indonesia (kenapa yang muda? Karena "capek" dengan yang tua-tua penuh dengan birokrasinya) untuk bisa andil dalam kancah persaingan yang sangat ketat dalam perdagangan global.

Banyaknya NETpreneurs muda yang mempunyai semangat tinggi adalah hal yang perlu kita kembangkan. Sebenarnya melalui jaringan sekarang ini kita bisa mengembangkan usaha masing-masing dab saling bertukar informasi. Paling tidak untuk mengembangkan pasar lokal sebelum menuju pasar global.

Apabila ada yang berminat, bisa mencoba melihat-lihat pada hyperlink http://www.wtca.org/ untuk bisa berkomunikasi dengan partner bisnis diseluruh dunia seperti yang yaitu di 336 kota di 101 negara.

Saran bagi anda yang telah melangkah ke pasar internasional:
Active browsing situs perdagangan international yang salah satunya tersebut diatas dengan betul-betul mempertimbangkan kualitas produk sebelum dipasarkan ke pasar global.
Untuk browser pasif, tidak perlu membayar biaya apasaja, hanya bisa melihat secara pasif kecuali apabila sudah ingin ikut berperan serta "bermain" didalamnya, akan lebih baik bila bergabung sebagai member HYPERLINK "http://www.wtca.org/ hanya dengan Rp. 1.500.000 seumur hidup member dan bisa mempromosikan apa saja dalam website tersebut secara aktif (berguna bagi member yang belum memiliki website sendiri karena akan mendapatkan kunci atau password yang dikirim langsung dari Head Quarter di New York).

Global NETraders bisa menjadi suatu profesi alternatif. Sehingga dengan profesi ini diharapkan bisa mengurangi pengangguran secara efektif. Daripada banyak anak-anak muda yang tampak sia-sia membuang waktu mereka berjam-jam di WarNet dengan sibuk ngobrol (chatting), berselancar (surfing, browsing) dan apalagi mencari segala sesuatu yang tidak produktif, cenderung hanya untuk kesenangan sesaat.

NETraders bisa juga dikembangkan menjadi Business NETraders Center (BNC) atau lebih kepada Strategic Business Unit untuk suatu Perusahaan, Asosiasi, Koperasi, Pelaku Bisnis bahkan bisa juga sebagai sarana untuk mengembangkan potensi dari daerah daerah yang berkeinginan menerobos pasar global.Bilamana ini dijalankan secara effective akan bisa meningkatkan perekonomian daerah di seluruh Indonesia akan lebih baik.

Labels: