E-Zine

Dapatkan informasi web ini di email anda.
Name
E-mail




Gratis Modul Pertama!
Belajar Internet Marketing, GRATIS Modul Pertama.

Website Template
Dapatkan ribuan website template. Promo Discount 50%, Murah!

Rahasia Keuangan
Rahasia Orang Kaya Yang Tidak Diceritakan Ke Kaum Miskin.

Ebook Travelling
Tips Hemat Jalan-Jalan Ke Luar Negeri.




Tips Memilih Jenis REKSADANA ditinjau dari Risiko

Secara umum, ada 4 jenis Reksadana yang di tawarkan di Market:

1. Reksadana Pasar Uang
Manager Investasi (MI) yang menawarkan RDPU biasanya membagi portfolionya ke produk investasi seperti SBI (Sertifikat Bank Indonesia), Deposito, Cash dan Onvernight Fund di Pasar Uang Antar Bank. Tingkat risikonya rendah, mengingat produk Deposito masih di jamin Bank Indonesia dan SBI saat ini masih menjadi instrument favourit Bank Indonesia untuk memonitor perkembangan pasar uang.

2. Reksadana Pasar Obligasi
Sekarang ini, Pasar Obligasi sedang menurun,setelah di landa booming selama kurang lebih 1,5 tahun. Pasar obligasi cukup tinggi tingkat pendapatannya apabila tingkat suku bunga Bank rendah dan instrument pasar modal juga sedang lesu. Sebenarnya tingkat risiko di pasar Obligasi terbilang sangat rendah, namun di Indonesia kita masih harus mempertimbangkan EMITEN yang melepas Obligasinya. Oleh karena itu MI banyak mempromosikan FIXED INCOME untuk obligasi pemerintah. Karena tentunya boleh dibilang Free Risk (theorynya). Namun harus diingat .. bahwa apabila di investasikan semuanya ke Obligasi Pemerintah, maka... tingkat pengembaliannya sangat rendah, jadi kurang TOPlah. Biasanya MI mengalokasikan ke Obligasi BUMN dan perusahaan swasta lainnya.

3. Reksadana Pasar Campuran
Nah .. yang ini saya sebut reksadana ... Pancasila .. hehe, karena maunya cari aman saja. Pasar Modal juga, Pasar uang juga, pasar obligasi juga. Saya mereferensikan produk ini untuk sekarang ... curang ya. Karena saat ini Pasar Modal sedang bagus2nya ... hati2 longsor, Deposito udah payah, SBI masih cukup lumayan, sedangkan Obligasi juga belum turun2 banget. Jadi Reksadana Pancasila ini memilikit tingkat risiko yang lumayan rendah , namun returnnya cukup bagus.Tapi ingat, monitor pasar juga dengan jalan bertanya kepada MI nya or Representativenya tentang Alokasi Portfolionya. Janga sampai kecebur got.

4. Reksadana Pasar Modal
Nah .. ini yang di referensikan oleh Robert G. Allen (tersirat sich) but remember ... OTLR ... Over The Long Run. Kalau mau investasi di Reksadana ..., you should put it for the Long Run. Karena kalau monitor every day ... hati2 ya, bisa bingung nantinya. Disini ... anda harus benar2 choosy akan MI, karena potensi gainnya Tinggi sementara tk risikonya juga tinggi. Yang saya masih concern, adalah belum adanya sarana lindung nilai yang memadai untuk Portfolio Investment di Indonesia. Could you imagine if the Market crash ... seperti 1998, hmm, orang yang mau investasi jangka panjang, bisa ragu2 dan meliquidasi posisinya.

Ali Indradjit
http://www.bisnisviainternet.info/

Labels: