Promosi Online

Sepuluh tahun yang lalu kita hanya mengenal brosur cetakan (printed brochures) sebagai salah satu media promosi produk atau jasa yang kita tawarkan pada calon konsumen. Kini, dijaman dimana banyak calon konsumen dan penjual sering tidak bertatap muka langsung dalam bertransaksi, tersedianya "brosur online" sangatlah penting.

Sebetulnya yang diistilahkan dengan "brosur online" disini adalah sebuah web atau situs yang berisi bisnis/produk yang kita jual. Disinilah tempat kita menawarkan dan menjelaskan dengan detil mengenai profil bisnis, beragam produk dan harganya bahkan sistem pembayaran.

Inilah jenis brosur yang siap dibaca calon konsumen 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Keuntungan untuk kita tentunya calon konsumen dapat dengan mudah mencari informasi mengenai bisnis/produk kita tersebut dan harapannya, mereka dapat dengan lebih cepat menentukan pilihan.

Sebetulnya memang, kalaupun kita belum mempunyai website kita tetap bisa melakukan berbagai promosi online (online promotion) di internet misalnya lewat website iklan baris -- ada yang bayar, ada yang gratisan.

Namun, berikut ini adalah beberapa hal yang justru jadi keuntungan apabila kita memiliki sebuah web, dimana ada beberapa hal penting yang bisa disampaikan:

1.Membangun kepercayaan
Dengan menceritakan siapa kita sebagai pemilik/produsen/penjual dan latar belakang bisnis diharapkan akan meyakinkan calon konsumen dalam memberikan keputusan jual beli yang kita harapkan.

2.Kemudahan komunikasi
Pencantuman nomor kontak info kita sedikit banyak juga ikut memberikan kepercayaan bahwa kita adalah produsen yang bertanggung jawab dan dapat dihubingi setiap saat.

3.Keseriusan
Memiliki web sendiri akan memberi nilai positif bahwa kita serius melakukan bisnis ini. Anda bisa memanfaatkan fasilitas dari free web services online.

4.Memajang profil bisnis/produk yang kita jual beserta harganya.

5.Memasang informasi cara membeli, cara pembayaran, dan masih banyak lagi.

Dalam mencapai berbagai sasaran diatas, langkah-langkah awal yang perlu kita lakukan adalah:
1. Menyiapkan Website
2. Memasarkan Website


Menyiapkan Website
Sebetulnya banyak segala berbagai website di internet yang memberikan informasi mengenai cara-cara membuat, mendisain, memasang website di internet. Yang penting adalah mengetahui berbagai komponen website.

Pada saat kita membuat sebuah website, kita buat dulu sebuah files yang biasanya ber extention .html.

Setelah file ini selesai kita buat langkah selanjutnya adalah meng-upload files tsb ke webserver.

Setelah diupload di web server, kita perlu memiliki nama domain (contoh: www.namaanda.com) yang akan mengarah pada files kita di web server tadi.

jadi sementara ini kita telah mengenal: files, webserver dan nama domain.
Ini yang penting kita ingat apabila kita memutuskan untuk menyewa orang lain untuk mengerjakan web kita. Apakah orang tersebut telah memastikan tersedianya tiga hal diatas dengan jasa dan harga yang akan kita bayar?

Memasarkan Website
Promosi Online (dengan web)
Sama seperti media promosi lainnya, apabila kita telah mempunyai sebuah situs, maka kita harus mencari jalan, bagaimana caranya agar orang banyak "menemukan" web kita, dengan kata lain agar "brosur online" yang kita persiapkan dibaca oleh calon konsumen. Jadi, langkah berikutnya adalah mempromosikan web.

Ada beberapa cara promosi sebuah website:
1. Submit to search engine
Penting untuk kita berusaha agar web kita masuk dalam search engine paling tidak di tiga halaman pertama hasil search.

2. Promosi di berbagai iklan baris dan undang orang lain untuk masuk ke web anda.

3. Bertukar banner dengan web lain atau dengan membeli space banner di web yang sudah punya banyak visitor.

4. Tulis alamat web di signature setiap mengirim email.

5. Ikut aktif dalam berbagai grup diskusi/forum dan jangan lupa tulis signature web. Untuk mencari group diskusi online bias melalui www.yahoogroups.com

Penting!
1.Jangan lupa untuk selalu meng-update web dengan info terbaru. Bila mengalami kesulitan melakukan hal ini, bisa dengan menggunakan trik sebagai berikut. Kita bisa mengatakan hal seperti, "Kalau memerlukan info soal harga silahkan kirim email ke xxxx," sementara itu kita telah menyiapkan file (baik dalam bentuk .xls atau .doc) yang berisi daftar harga. Sewaktu-waktu daftar harga berubah, kita tidak perlu melakukana update pada web.

2.Jangan gunakan menaruh email primary di website pada saat melakukan submit search engine, karena hampir pasti hal ini akan menyebabkan banyaknya spam email yang masuk dalam inbox kita (karena alamat email yang terpublish di internet).


Referensi:
Tempat pemasangan iklan:
www.dunia-ibu.org
www.bundainbiz.com
www.eramuslim.net

Tempat membeli domain:
www.namecheap.com
www.gkg.net

Tempat menyewa server:
www.ardhosting.com
www.techscape.co.id

Technorati Profile

Labels:


Baca selengkapnya!

Mengapa Orang Gagal di Network Marketing?

Semua jenis bisnis memerlukan waktu untuk sampai pada tahap kesuksesan. Berapakah waktu yang wajar sebelum sampai saatnya kita menentukan kita telah gagal? Apakah 6 bulan? Satu tahun atau mungkin lima tahun?

Tidak ada patokan pasti, berapa waktu yang perlu kita siapkan dalam merintis suatu bisnis. Tiga tahun mungkin adalah waktu yang dianggap cukup untuk sebagian orang. Apa yang bisa kita harapkan dalam tiga tahun tersebut?

Belajar sesuatu membutuhkan waktu. Belajar secara fisik kadang memerlukan waktu lebih lama dari belajar secara mental. Awalnya, mungkin akan susah untuk kita mempersiapkan diri kita untuk memutuskan memulai berbisnis, sekali kita sudah memutuskan, butuh waktu lebih lama lagi untuk belajar menjalankan bisnis itu sendiri.

Dalam memulai suatu bisnis, kita harus memastikan dulu bahwa tujuan kita adalah untuk menjadi seorang pelaku bisnis, perolehan uang banyak dalam waktu singkat tidak bisa dijadikan tujuan awal dalam memulai suatu bisnis, mengapa?

Ada seorang teman saya yang berhenti bekerja kantoran dan mulai mencoba macam-macam bisnis. Dia ingin sekali menjadi seorang pemilik bisnis, dia tidak mau selamanya menjadi karyawan yang tergantung sepenuhnya pada perusahaan tempat dia bekerja. Dia ingin dapat memiliki uang banyak sekaligus waktu luang untuk menikmati uang tersebut.

Baru setelah 6 bulan mencoba menjalankan bisnis, teman saya itu tidak mendapatkan pendapatan seperti yang dia inginkan. Lalu dia mulai mencari lowongan kerja kantoran lagi.

Apa yang salah? Teman saya itu berpatokan pada uang yang didapat. Dia tidak mendapat uang yang dia harapkan dalam waktu 6 bulan, lalu dia memutuskan bahwa dia telah gagal berbisnis. Sikap ini tidak bisa disamakan dengan mereka yang mempunyai alasan kuat untuk menjadi pelaku bisnis.

Jika seseorang sudah memutuskan untuk tidak mau selamanya menjadi karyawan dan sudah mengerti bahwa itu berarti dia harus memulai suatu bisnis sendiri, uang yang dia hasilkan dalam 6 bulan pertama itu tidak akan mempengaruhi dia untuk lalu memutuskan kembali bekerja kantoran.

Jika keinginan untuk menjadi pelaku bisnis lebih kuat dari sekedar mencari uang cepat, maka dia akan tetap bertahan demi membawa bisnis nya kearah kesuksesan.

Makin banyak usia kita, makin sulit kita melupakan hal-hal yang telah kita pelajari sekian lama. Inilah sebabnya teman saya tadi itu lebih memilih untuk kembali bekerja kantoran. Karena dia sudah lama merasakan terjaminnya hidup dengan bekerja kantoran, dan kenyamanan hidup yang diakibatkannya. Sementara dia baru memiliki 6 bulan pengalaman dalam berbisnis. Inilah salah satu alasan kenapa banyak orang akhirnya kembali ke dunia kantor, walaupun mereka tahu, itu tidak baik untuk mereka dalam jangka panjang.

Jadi punya bisnis mahal donk? karena kita tetap harus punya uang untuk kehidupan sehari-hari? Benar, harus ada harga yang dibayar selain dalam bentuk materi, seperti waktu dan mental yang kuat. Apalah artinya pengorbanan untuk hidup dibawah garis standard kita dalam beberapa tahun pertama, bila akhirnya kita dapat mencapai kesuksesan sejauh pendapatan yang tak terhingga dan waktu luang yang tak terbatas?

Beruntunglah mereka yang saat ini masih menjadi pekerja kantoran, tetapi sudah terbuka pikirannya untuk memulai suatu bisnis. Mereka dapat mengandalkan uang gaji bulanan untuk kebutuhan sehari-hari, sementara mereka merintis bisnis mereka. Pada masa-masa ini, pengorbanan waktu yang sangat diperlukan. Pulang kerja, masih harus menjalankan bisnis lagi. Capek memang, tapi bukankah ini jalan yang terbaik?

Tetap bekerja kantoran sambil mulai merintis bisnis adalah cara yang terbaik, hanya bila si pelaku menyadari benar bahwa tujuan utama adalah untuk membesarkan bisnisnya. Sehingga, apapun yang terjadi, dia tidak akan meninggalkan bisnis dan berpasrah diri untuk terus menjadi karyawan seumur hidupnya.

Dalam prosesnya, lalu anda perlu untuk dapat melupakan kenyamanan dan keterjaminan kerja kantoran. Sehingga pikiran anda makin terbuka lebar untuk menerima masuknya diri anda ke dunia bisnis. Sampai pada saatnya, setelah proses yang demikian panjang, anda akan mendapatkan diri anda telah berada pada posisi seseorang yang memiliki jiwa wirausaha.

Hal penting yang harus kita ketahui adalah bahwa dalam proses mencari jiwa wirausaha itu akan terjadi banyak kerugian dan kesalahan didalamnya. Kerugian bukanlah akhir dari segalanya. Kesalahan adalah proses dari suatu pembelajaran. Anda belajar dari kerugian, dari kesalahan yang anda buat. Ini juga bisa diartikan: Anda tidak belajar jika tidak pernah merugi / buat salah.

Kegagalan baru benar-benar bisa disebut kegagalan ketika anda memutuskan untuk berhenti setelah anda menghadapi kerugian anda atau telah melakukan kesalahan dan tidak memperbaikinya. Orang yang berhenti setelah melakukan kesalahan pertama berarti orang tersebut telah gagal untuk belajar.

Kesimpulan dari tulisan di atas adalah satu alasan utama mengapa orang gagal dalam bisnis network marketing. Mereka lebih menginginkan untuk memiliki uang banyak dalam waktu cepat daripada menginginkan dirinya untuk menjadi seorang pelaku bisnis.

Bisnis network marketing merupakan satu jenis bisnis yang memberikan berbagai kemudahan bagi kita. Sistem yang sudah terbentuk, modal yang kecil, dan dapat dijalankan dalam paruh waktu. Apakah anda siap untuk berkomitmen menjalankan bisnis network marketing anda demi membawa diri anda menjadi seorang pelaku bisnis? Tanpa komitmen, tanpa tujuan yang benar, berarti anda tidak memberikan kesempatan pada diri anda untuk menemukan 'jiwa wirausaha'.

Dini Shanti
Owner d'BC Indonesia
www.dBC-Indonesia.com

Labels:


Baca selengkapnya!

Sudahkan Anda Mengerti Dengan Kalimat "Uang Bekerja Untuk Kita"?

Apa yg bisa dikerjakan oleh uang untuk kita?

Bukankah kita hanya berhak menerima sebesar berapa yg kita korbankan?

Dari pertanyaan-pertanyaan simple diatas ternyata menghasilkan banyak jawaban dan pendapat saat diskusi topik ini berlangsung di Milis Dunia Wirausaha beberapa waktu yang lalu.
Ada yang berpendapat bahwa uang bekerja untuk kita adalah "kita meminjamkan atau mengeluarkan uang dan kemudian mendapatkan bunga". Ada pula yang beranggapan, uang bekerja untuk kita adalah berarti memiliki bisnis sendiri, betulkah tanggung jawabnya lebih berat? Untuk menjadi pemilik tentunya harus ada sistem yang 'canggih' begitu pula harus ada hal-hal lain yang difikirkan seperti kesejahteraan karyawan.

Berikut ini adalah pendapat beberapa anggota Milis Dunia Wirausaha menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Hal ini bisa sesimple:
Saat kita menanam modal untuk mempunyai warung misalnya dengan menyewa seorang penjaga warung yang menyetor uang setiap malam atau seminggu sekali atau sebulan sekali. Kita sebagai empunya warung tidak pernah berada di warung tersebut setiap harinya.
Jadi singkat kata, kita tidak perlu bekerja untuk mendapatkan uang masukan hasil penjualan warung tersebut.

Tetapi uang modal yang kita tanamkan di warung tersebut telah bekerja sendiri, telah menghasilkan pendapatan untuk kita. In short, seperti yang dimaksud oleh Kiyosaki adalah kita punya bisnis sendiri.

Yang lain juga berpendapat yang sama, uang bekerja untuk kita bukan pula berarti tanpa pengorbanan, dalam arti, kita mendapatkan sebesar yang kita "korbankan" (baca: modal awal), ditambah dengan jungkir balik, memuutar otak, supaya bisnis kecil yang kita buat dapat berkembang.

Ada pula yang memberi masukan sebagai berikut: Kata kunci biarkan uang bekerja untuk kita adalah pada sistem. Bangun sebuah sistem yang kokoh kemudian tinggalkan dan biarkan sistem itu yang bekerja untuk kita. Contoh nyata dari sebuah sistem yang berhasil adalah ketika sistem tersebut tidak perlu campur tangan si pemiliknya. Si pemilik pergi jalan-jalan enam bulan misalnya meninggalkan perusahaannya tapi perusahaan itu tetap berjalan karena sistemnya sudah berhasil dibangun.

Di dalam buku Cashflow Quadrant -- buku berikutnya dari Kiyosaki setelah Rich Dad Poor Dad -- ada salah satu cerita yang menarik tentang pembangunan sistem:
Pada suatu ketika di sebuah desa terjadi kekeringan air. Air hanya bisa diperoleh di sebuah sungai yang berlokasi cukup jauh. Akhirnya kepala desa memutuskan diadakan proyek pengadaan air. Kemudian muncul dua perusahaan yang bersedia melaksanakan proyek itu. Keesokan harinya, perusahaan A langsung dengan giat bekerja menyediakan air bagi penduduk dengan ember yang setiap hari diangkut dari sungai ke lokasi desa penduduk. Perusahaan B menghilang entah kemana. Perusahan A hanya tertawa melihat perusahaan B hilang entah kemana. "Tak ada saingan," pikirnya. Akhirnya perusahaan A pun berkembang dengan pesat, bahkan anak-anaknya turut serta membantu bisnis pengangkuta air bagi penduduk. Enam bulan kemudian perusahaan B kembali.

Ternyata perusahaan B tidak menghilang begitu saja, namun selama ini perusahaan B merencanakan untuk pembangunan sistem pipa air minum langsung dari sungai ke desa penduduk. Ahli - ahli yang sesuai dengan bidangnya masing-masing berdatangan desa untuk pembangunan pipa tersebut. Air menjadi lancar, lebih murah, lebih bersih. Di akhir cerita Perusahaan A pun akhirnya mati bersaing dengan perusahaan B. Perusahaan B menang karena sistem yang dikelolanya bisa bekerja dengan lebih baik, manajemen lebih tertangani, kualitas pun meningkat.

Kesimpulan dari cerita tersebut:
ada kalanya pembangunan sebuah sistem memerlukan pengorbanan yang tepat, pengorbanan bisa apapun, waktu, uang, bahkan bisa jadi ego kita sendiri, namun hasil akhirnya adalah sistem itu dapat bekerja untuk kita. Tentunya dengan analisis yang tepat sejak awal.

Apabila Anda diberi pertanyaan, akan menjadi perusahaan yang mana, A atau B? Ternyata jawaban pun tidak mutlak..

Ada yang mengambil 'alternatif' sebagai berikut:
Memilih menjadi Perusahaan A dulu dan segera berbenah menjadi perusahaan B. Alias, ambil dulu yang kecil dan terus berbenah untuk membentuk usaha yang memiliki sistem.
Menjadi perusahaan A berarti lebih cepat merasakan hasilnya, walau akhirnya tidak berlangsung lama. Sedangkan untuk menjadi perusahaa B, akan butuh modal jauh lebih besar, untuk hasil yang jauh lebih banyak dan berlangsung jauh lebih lama..

Analogi lainnya:
Jika kita mengejar uang "HOW"-nya adalah kita langsung bekerja ke sumber dan membawa "uang" tersebut ke rumah kita, ini butuh energi dan bersifat terbatas. Tetapi kalau kita mencoba memasang "Pipa-Pipa " dari Sumber "uang" tersebut menuju rumah kita dan tetap menjaga agar pipa-pipa tsb tetap kokoh -- disitulah istilah uang bekerja untuk kita akan terjadi.
Jadi tidak sepenuhnya kita "tidak bekerja" karena tetap kita harus menjaga pipa-pipa tersebut tetap kokoh dan juga harus jeli melihat sumber-sumber "uang" yg baru dan memasang pipa disana menuju rumah kita. Bedanya, dengan memiliki pipa-pipa ini kita lebih menghemat energi kita dan hasilnya juga lebih maksimal dibanding asumsi pertama.

Menurut anggota Milis Dunia Wirausaha, definisi uang disini bisa berupa Cash, Piutang, Intelectual Property, Fixed Asset dll. Sayangnya sebagian dari kita baru memahami bahwa Uang = Cash.

Kita bisa menggunakan uang/asset kita untuk menghasilkan Cash Flow positif (uang bekerja untuk kita) dengan menggunakan Sumber Daya Kita, misalnya:

Broker: menjual informasi tentang suatu produk tidak berdasarkan Single out transaction tetapi multiple of income. Contoh : Future Broker Representative (sales) mendapatkan klien utk perusahaan Broker Future. Dia akan memperoleh income selama si klien bertransaksi di perusahaan Broker tersebut.

Penulis: dia tidak menjual buku tapi menjual intellectual propertynya

Banker/Tengkulak : menjual uang cashnya sebagai Piutang

So, how do we start?
Banyak saran yang dikemukakan oleh para anggota Milis Dunia Wirausaha:
Belajar dari sekolah dalam arti sebenarnya (pendidikan formal). SMP, SMA, kuliah. Di kuliah banyak ilmu - ilmu baru, banyak kenalan, banyak kegiatan mahasiswa yang bisa diikuti. Dari semua ini kita belajar ilmu - ilmu baru yang membantu penyelesaian masalah di masyarakat, dari sekolah kita mendapat jaringan dengan teman - teman, angkatan atas yang sudah senior dan sudah sukses, dosen, dari kegiatan mahasiswa kita mendapat latihan, simulasi sebenarnya untuk membangun bisnis seperti pengelolaan SDM, manajemen waktu, manajemen uang, marketing, dll. Ada benarnya juga orang yang berkata pendidikan yang membebaskan.

Belajar lewat M.LM. M.LM adalah sekolah bisnis yang bagus. Kita belajar dengan teori, praktek dan ada mentor yang selalu membantu kita menyelesaikan masalah. Seorang member M.LM yang sukses bisa dipastikan mau membantu para downlinenya. Kenapa? Karena dengan begitu mereka membantu diri mereka sendiri, semakin banyak downline tentu semakin banyak uang yang mengalir bukan?

Ada pendapat yang menarik yaitu M.LM bukan bisnis yang baik, tapi dari sana anda bisa banyak belajar. ML.M mengajarkan konsep tolong diri anda sendiri dengan menolong orang lain melalui :
Jaringan yang sudah terbangun Sistem yang sudah terbukti sukses Edukasi pendidikan bisnis lewat pelatihan - pelatihan Melatih mental bisnis

Orang yang sudah sukses di M.LM biasanya lebih mudah melaksanakan bisnis. Buat yang masih ingin belajar banyak tentang bisnis, M.LM bisa menjadi salah satu alternatif.

Kerja keras dengan step-step seperti perusahaan A. Di Indonesia banyak perusahaan - perusahaan lokal yang eksis berhasil menjadi ciri khas suatu daerah. Perusahana pembuat oleh-oleh misalnya. Tapi pernah kah terfikir berapa puluh tahun yang mereka butuhkan untuk membangun sebuah sistem itu? Majalah SWA, pernah membahas hal ini dimana di Indonesia banyak yang seperti perusahaan A karena bisa dibilang lebih mudah diikuti dan tidak perlu berpikir terlalu banyak.

Tapi kata kunci dari semua ini adalah selalu belajar dan terus belajar. How to start ? Belajar dan terus belajar.

Terus memperkaya diri dengan ilmu tentunya sambil terus melek financial. Sehingga,
pada suatu saat kesempatan datang, kita menyadarinya dan take the best of it. Terkadang kesempatan usaha itu berseliweran di depan mata tapi kalau kita tidak terlatih untuk melihatnya ya, kita cenderung diam dan merasa tidak punya kesempatan bisnis.
Seperti istilah Kiyosaki; sooner or later anda akan mendapatkan jalan untuk keluar dari perlombaan tikus ini...

Jadi sekali lagi, kata kunci dari semua ini adalah selalu belajar dan terus belajar. How to start ? Belajar dan terus belajar.

Labels:


Baca selengkapnya!

Reksadana Shcroder

Dalam Milis Dunia Wirausaha, sering muncul topik diskusi mengenai saham, reksadana dan aneka bentuk investasi lainnya. Beberapa waktu yang lalu, muncul beberapa pertanyaan tentang PT Schroder Investment Management Indonesia.

Misalnya mengenai apakah betul, hanya bank seperti Standard Chartered yang bisa menjual Schroder? Betulkah dibutuhkan dana minimal Rp 100 juta?

Berikut masukan dari anggota Milis Dunia Wirausaha:

Untuk jenis Campuran Schroder Dana Prestasi memang kinerjanya saat ini sedang bagus (1 thn Rill 43,71% - data 31 Januari 20 05)

Sebagai perbandingan: Dana Megah Kapitalnya Trimegah juga dalam kondisi bagus (1 thn rill 57,75% - data 31 Jan 2005) Sidana Saham Di Batavia juga saat ini kinerjanya sedang bagus (sumber e-samuel.com & Bapepam 31 Januari 2005)

Ada yang merasa kurang sreg atau kurang tertarik untuk membeli langsung MInya karena alasan sering menimbulkan biaya (biasanya karena pembelian lewat agen), namun Schroder menerapkan aturan ini.

Keterangan dibawah adalah minimum investasi untuk produk-produk MI (tinggal bayar lewat bank kostudian), dimana untuk Schroders tetap minimal Rp 10 jt dan lewat fund distributors, tidak bisa langsung beli ke SMI:
Trimegah minimum Rp 250rb
Bhakti Asset Mgt minimum Rp 1jt
Mega Capital minimum Rp 100rb
Mandiri Investa minimum RP 10jt

Beberapa anggota Milis Dunia Wirausaha menyarankan untuk menghubungi Sdr. Bonny Iriawan, salah satu manager Schroders di 021-5204550 ext. 107 atau email bonny.iriawan@schroders.com atau menghubungi kantor perusahaan yang berdiri di Indonesia sejak tahun 1991 ini di:
Lippo Plaza Building, 10th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Jakarta 12920
Telephone +62 21 520 4550
Fax +62 21 522 9789

Labels:


Baca selengkapnya!

Jual Beli Handphone dan Bisnis Voucher

Counter usaha jual beli atau peluang bisnis handphone (bekas dan baru) serta voucher handphone terus menerus bermunculan. Tidak hanya di Jakarta tapi juga diluar Jakarta dan Jawa. Hal apa saja yang perlu diperhatikan apabila berminat membuka usaha / bisnis yang satu ini?

Beberapa masukan datang dalam diskusi mengenai hal diatas dari anggota Milis Dunia Wirausaha yang tengah menjalankan bisnis ini.

Anggota milis yang saat ini menjalankan peluang usaha diatas menyebutkan bahwa berdagang handphone dan aksesoriesnya masih cukup menarik, mengingat tidak terlalu banyak dana yang diperlukan sebagia modal usaha (tidak menyebutkan besarnya nominal, red). Walaupun harus jeli dalam mencari hand phone second yang bisa didapatkan antara lain di berbagai pertokoan seperti Roxy Mas, Trade Center yang tersebar di beberapa lokasi termasuk PTC (Pulogadung Trade Center), semuanya dengan harga yang negotiable.

Untuk peluang bisnis voucher sendiri ada beberapa kemungkinan, yaitu:
Mengambil dari agen. Mengambil dari provider langsung. Berdasarkan masukan dari anggota Milis Dunia Wirausaha, modal menjadi agen adalah Rp. 250,000,- (joining fee Rp. 200,000,-) dimana agen mendapatkan harga Rp. 50,750,- untuk voucher sebuah provider yang seharga Rp. 50,000,-

Peluang bisnis ini adalah salah satu dari sekian banyak peluang usaha yang juga mengutamakan letak yang strategis untuk mendapatkan keuntungan yang sebanding dengan modal yang dikeluarkan.

Hal ini bisa tidak berlaku apabila telah memiliki pelanggan tetap. Karena, biasanya dari satu voucher senilai Rp. 100,000 misalnya, untungnya hanya seribu atau dua ribu rupiah.

Ada pula yang menyebutkan bahwa modal bisnis voucher adalah bertingkat. Jika punya modal dan koneksi besar, bisa join ke supplier yang lebih besar. Namun jika modal sedikit pun sudah bisa menjalankan usaha voucher. Masing-masing menawarkan kelebihan dan kekurangannya.

Labels:


Baca selengkapnya!

Usaha dengan Modal Kecil, Mungkinkah?

Memiliki sebuah usaha atau bisnis sendiri rasanya adalah imipian banyak orang saat ini. Namun, betulkah untuk memiliki sebuah usaha diperlukan modal yang besar? Pasti banyak yang akan menjawab, tergantung jenis usahanya. Lalu seberapa besarkah modal yang dianggap besar tersebut? Ini pun merupakan sebuah pertanyaan yang jawabannya bisa beragam.

Salah seorang anggota Milis Dunia Wirausaha melemparkan sebuah pertanyaan ke forum beberapa waktu yang lalu. Pertanyaannya adalah "Usaha apa yg bisa dimulai dengan modal lima juta rupiah?"

Ternyata pertanyaan ini ditanggapi oleh beberapa anggota milis dengan sikap yang berbeda.
Ada yang menyarankan M.LM. Jenis usaha yang punya tantangan tersendiri terutama dalam memilah-milah mana M.LM yang "benar" dan mana yang sekedar money game dengan iming-iming tawaran income yang cepat dan besar.

Beberapa orang menyarankan usaha franchise skala kecil seperti yang saat ini ditawarkan oleh sebuah merek bahan makanan terkenal, Bogasari.
Saat ini Bogasari telah menawarkan berbagai jenis waralaba seperti kios jualan hambuger, mie, dll. Modalnya bervariasi tentunya, mulai dari delapan setengah juta keatas, dengan berbagai kemudahan kredit.

Fresh Corn dan Burger Edam pun sempat menjadi usulan jenis usaha -- yang memerlukan pemikiran tempat yang strategis agar prospeknya bagus.

Ada pula yang menyarankan berjualan kue-kue basah ke kantor-kantor karena biasanya para pekerja kantoran ini tidak sempat sarapan di rumah. Syaratnya, jualannya harus pagi hari dan pilih kantor yang ada di ruko atau gedung-gedung kecil, karena biasanya administrasi akan lebih sulit untuk dapat berjualan di gedung-gedung perkantoran yang besar.

Selain menjual makanan sarapan pagi, berjualan (atau menerima pesanan) makanan kecil menjelang akhir pekan ternyata menjadi salah satu masukan berharga lainnya. Misalnya mpek-mpek, brownies, makaroni panggang -- cocok sebagai pelengkap akhir pekan para pekerja kantoran atau ibu-ibu kantoran yang tidak sempat memasak. Disarankan untuk memberikan penawaran harga dan sample terlebih dulu, hari Rabu diharapkan pesanan sudah mulai masuk dan pada hari Jum'at makanan yang dipesan pun tinggal diantar.

Diantara reaksi positif ternyata ada pula yang cenderung negatif dengan mengatakan bahwa dengan modal tersebut, kita tidak bisa terlalu berharap banyak. Betulkah?
Ternyata banyak yang tidak sependapat. Kesimpulan dari beberapa masukan anggota Milis Dunia Wirausaha menyebutkan bahwa modal utama dalam membuka usaha adalah kemauan dan kerja keras. Justru, jangan berharap terlalu banyak dari usaha tersebut tanpa kedua hal ini.
Namun adakah usaha yang betul-betul tidak memerlukan modal?

Rasanya memang tanpa modal (uang) tidak mungkin bisa memulai usaha. Tetapi ada lagi sebuah masukan yang muncul saat diskusi ini berlangsung, tentang pendapat (atau ajaran) seseorang bahwa teori ini tidak berlaku bagi orang-orang yang 'nekat.'

Beberapa tips diberikan untuk bisa memulai usaha dengan modal relatif kecil, antara lain:

-Tabunglah keuntungan yang kecil itu untuk menambah modal, agar usaha sedikit demi sedikit menjadi lebih besar. Setelah usahanya nampak propektif, pasti akan dilirik oleh investor ataupun perbankan untuk menawarkan pinjaman modal.

-Membuat proposal tentang rencana usaha yang akan digeluti, sebagai alat yang bisa dipakai untuk meyakinkan orang lain yang mempunyai modal. Mungkin teman, pelanggan atau yang lain sebagai sumber permodalan yang bukan dari lembaga keuangan. -Hal ini penting, karena tidak semua permodalan dapat diperoleh dari perbankan bila kita akan memulai usaha. Ada juga orang yang memulai usahanya dengan modal dari orang lain, bisa dengan pola bagi hasil atau kerja sama dalam bentuk lain.

-Dengan kreatifitas, yang belum tentu orang lain bisa melakukannya.

Selamat mencoba dan jangan mudah berputus asa!

Labels: ,


Baca selengkapnya!

Hedging Via Foreign Exchange Trading

Anggap saja ayah ketiga punya kondisi yang sama dengan ayah pertama dan ayah kedua. Tapi bedanya, ia menggunakan transaksi forward untuk mendapatkan dollarnya. Ia beli dollar di bank dengan transaksi forward sebagai berikut,beli dollar untuk diserahkan tahun depan dengan harga 9000. Ketika sudahsaatnya tiba, berapapun harga dollarnya tahun depan nanti, bank harus menjual dollar dengan harga 9000. Kalau harga dollar di atas 9000, maka siayah untung karena beli dollar dengan harga lebih murah sementara banknyarugi. Sebaliknya kalau tahun depan ternyata harga dollar di bawah 9000, maka bank untung karena bisa jual dollar dengan harga tinggi tapi si ayah jadi rugi. Dalam kasus ini, transaksi forex menurut saya sudah masuk judi.

Hutang PT Ali akan jatuh tempo sebesar USD 100,000 pada September 15 2005. Pada tanggal 14 Februari 2005 Kurs US$ adalah USD 1 = Rp. 9200,-. Dengan tingkat operasional yang cukup baik pada saat ini, Cash Flowuntuk 6 bulan ke depan dianggap cukup memadai untuk membayar hutang tersebut. Kondisi Perekenomian between Indonesia dan Amerika cukup sulit di prediksi, mengingat dinamikanya perekenomian Dunia saat ini. PT. ALI tidak mau berspekulasi atas fluktuasi kurs IDR/USD

Apakah yang harus di lakukan PT Ali ?? Ada dua pilihan yang di berikan Penasehat Investasinya PT ALI, yaitu PT. NOOR:

1. Tabung dan depositokan uang sebesar USD 16,000 per bulan selama 5 bulan dan US$ 20,000 pada bulan ke enam untuk mencukupi us$ sebesar USd 100,000 Dengan melakukan Dollar Cost Averaging ini, maka PT. ALI akan mentransfer risiko mata uangnya dengan cara membagi rata ke Monthly Cashflownya, sehingga didapat rata2 Kurs selama 6 bulan tersebut.

2. PT ALI melakukan Hedging tanggal 15 February di Forward/Future Market dengan cara melakukan Long/Beli USD 100,000 seharga Rp. 9200 dengan Margin USD 10,000 dan Risk Management sebesar USD 20,000 --> jadi Fund yang dipersiapkan adalah 30% dari total exposure yang akan dihadapi September mendatang. Sebagai catatan bahwa PT ALI merasa nyaman dengan kurs 9200 (jangan lebih) ditinjau dari Kondisi keuangan Perusahaan baik liquiditasnya maupun Profitabilitasnya.

Pada 1 - 15 September 2005, PT ALI harus meliquidasi posisi beli/longnya tersebut dengan cara melakukan jual/Covering Short di Futures/Forward Market. Sementara itu pada waktu yang bersamaan, dia harus Melakukan BELI USD 100,000 dan langsung membayar Hutangnya.

Dengan melakukan hedging tersebut, maka PT. ALI akan mentransfer Financial Risknya kepada Lawan Transaksinya (Bank dengan Investment Portfolionya yang besar, asumsi bahwa Bank tersebut adalah bank yang profesional dalam mengelola Portfolionya, jadi tidak hanya satu transaksi saja) atau Individual/Institusional Trader or Hedger yang bertransaksi di pasar futures. Ada tiga consideration yang dipikirkan oleh PT ALI untuk menanggapi sara PT. NOOR.

1. Bagaimana mekanismenya yang efficient dan effective (untuk kedua alternative)

2. Liquiditas/Cashflow per bulannya.

3. Financial Risk Managementnya

4. Apakah saran ini merupakan Business Solution or ..... Business Speculation.

5. Tidak menanggapi PT NOOR, stay and do business as usual and try to speculate the Forex Market and berharap bahwa Pada bulan September ... kursnya tidak melebihi 9200.?.?

Alinoor
http://www.bisnisviainternet.info/

Labels:


Baca selengkapnya!

Macam-Macam Franchise

Asosiasi Franchise Indonesia
A.19 Darmawangsa X.
Kebayoran baru
Jakarta 12150
Phone: 62-21-7395577
Fax: 62-21-7234761
Ketuanya: Drs. Anang Sukandar.

Ayam bakar wong solo
http://www.wongsolo.com/,

English First
Jalan Jendral Sudirman Kav. 24
Wisma Tamara 4th Floor Kamar 402
Phone: (021) 520 3655-6477
Fax: (021) 520 4707, 520 4719
Email: arleta@englishtint.com

Hoka-Hoka
Suite 1005., MLC Centre Martin Places,
Sydney2000
Phone: (61) 29233 7230, (HP) 4162 63676
Fax: (61) 29233 7231
Email: hokahoka@hotmail.com
Fast Food Restaurant

Italindo Citra Modern
Jalan Sultan Iskandar Muda No 35C
Arteri Pondok Indah,
Kebayoran Lama
Phone: (021) 722 4074 -75
Fax: (021) 722 4075
Email: customer_service@londre.co.id
Laundry

Malibu 62 Studio
Jl. Raya Barat Boulevard BI.LC VII No: 62
Kelapa GadingCity: Jakarta Utara
Phone: (021) 451 4723, 452 2571, 725 1230
Fax: (021) 922 2888
Email: malibu62@centrin.net.id
Photo Studio

Mata Air Bogalestari
Jl. Kayu Putih Selatan II No. 34
Jakarta Timur
Phone: (021) 489 0049, 475 0564
Fax: (021) 470 4949
Email: subwig@cbn.net.id
Bubble Drink

Multi Boga Makmur Cemerlang
Jl. Pelepah Indah Raya BI LB 22/12
KelapaGading
Phone: (021) 450 2094, 4585 7071
Fax: (021) 4585 7071
Beverage

Sarwagata Keluarga Kencana
Jalan Gerbang Pemuda RIA
Pembangunan Building,
Taman Ria Senayan
Phone: (021) 574 7667
Fax: (021) 574 7229
Email: http://www.bebekbali.com/, mugi_jaya@yahoo.com
Resto Café Gallery

The British Institute
Jl. HR Rasuna Said Kav. 62
Plaza Setia Budi 22nd Floor
Phone: (021) 525 6750, 522 0533
Fax: (021) 520 7574
Email: nadya@tbi.co.id
International Education EnglishLanguage

Yogan Crepes Indonesia
Jl Kartini V no. 3A
Jakarta Pusat
Phone: (021) 639 5595
Fax: (021) 625 4542
Email: yogen.f@dnet.id
Food

Solar Sentra Distribusi
Jalan Radio Dalam No. 52
Phone: (021) 725 8179, 723 1051
Fax: (021) 7278 9276
Email: markaz@cbn.net.idB

Sumber Alfaria Trijaya
Jl. MH Thamrin No. 9
Cikokol Tangerang
Phone: (021) 5575 5966
Fax: (021) 5575 5961
Email: twardana.sat@sampoerna.co.id
mini market

Labels:


Baca selengkapnya!

Kapan Harus Berhenti?

Beberapa waktu yang lalu, para anggota milis Dunia Wirausaha sempat membahas sebuah topik yang cukup menarik bagi yang sedang menekuni sebuah bisnis atau bahkan baru berencana akan memulai, yaitu tentang kapan kita memutuskan untuk berhenti dari bisnis yang kita jalani?

Alasan-alasan seperti apa sajakah yang akhirnya bisa membuat kita memberhentikan bisnis yang sedang dijalani?

Berikut adalah beberapa masukan dari para anggota milis Dunia Wirausaha:

Modal
Berhubungan dengan modal usahaPenjualan menurun sementara modal habis dan tidak ada lagi yang mau menanam modal.Biaya operasional membengkak terlalu cepat, sementara pertambahan konsumen tidak secepat itu (misalnya karena salah milih lokasi, kemungkinan masih bisa dialihkan ke tempat lain). intinya: Cashflow Negatif to your Balance Sheet.

Saingan
Saingan yang semakin banyak.Kalah bersaing.

Alasan Lain
Alasan personal/spiritual -- manusia berubah dari waktu ke waktu.Kehabisan ide pengembangan bisnis. Yang paling mungkin dilakukan adalah menciptakan kategori baru dari kategori bisnis yg kita punya, differensiasi. Bila sudah tidak ada ide, sebaiknya tutup saja dan membuat kategori yang benar-benar baru yang mungkin tidak bersentuhan dengan bisnis sebelumnya. Alias, saat kreatifitas akan bisnis tersebut macet.

Ada yang menyarankan, dalam mengasah kreatifitas ttg differensiasi ini, kita bisa pula mengikuti berbagai seminar termasuk seminarnya Purdi E. Chandra -- pemilik PRIMAGAMA yang berkeinginan untuk menciptakan 1000 Entrepreneur melalui sekolahnya.

Prospek Bisnis
Jika bisa menilai prospek bisnis tersebut beberapa tahun ke depan tidak akan bagus, misalnya adanya teknologi baru. Contoh: konsumen beralih ke produk kamera film ke digital, dari kasur kapuk ke springbed.

Selain rangkuman hasil diskusi diatas, salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha juga mencantumkan sebuah artikel tentang Lima Tanda Untuk Menutup Usaha Anda yang ternyata informasinya lebih kurang sama dengan berbagai masukan diatas.

Berikut lima tanda peringatan untuk mengubah arah secara drastis atau menutup usaha anda.

1. Ratio debt-to-asset menanjak. Bisnis biasanya meminjam dana untuk membeli alat, kantor dan aset lainnya. Tidak apa-apa. Namun bila utang sebagai persentase aset meningkat, mungkin Anda akan terus melaju ke bawah. Kebanyakan konsultan bisnis menilai ada sesuatu yang mengkhawatirkan bila ratio debt-to-asset berada di atas 50%.

2. Anda merugi dan ruginya terus bertambah. Biasanya bisnis merugi selama beberapa tahun awal dalam menghadapi persaingan. Namun, bila rugi terus meningkat, pastikan apakah bisnis ini akan dapat membayar kerugian sebesar itu. Jangan percaya bujukan apa pun bila memang secara realitas bisnis itu merugi.

3. Stok tertahan terlalu lama. Bila usaha Anda adalah menjual produk dan stok sangat lambat habisnya, ini suatu indikasi bisnis kurang baik.

4. Anda tidak mampu mengadakan dana tambahan untuk menutupi kerugian usaha. Pada bank konvensional biasanya ada cerita bahwa suatu bisnis yang sedang-sedang ternyata permohonan yang ditolak pada saat pembaharuan kredit. Bank tidak peduli. Yang penting apakah bisnis Anda mampu atau tidak membayar kewajiban.

Mungkin ada bank yang baik "budi" yang memberitahukan bahwa bisnis Anda kurang baik. Bank yang baik biasanya menjaga kreditur. Mungkin injeksi darah segar perlu bila Anda rasa hal ini hanya untuk sementara.

5. Kebahagiaan Anda sudah hilang. Kebahagiaan adalah sesuatu yang serius. Seharusnya Anda bahagia dengan bisnis Anda. Bila setelah bangun tidur di pagi hari Anda merasa malas untuk berusaha ke kantor/tempat bisnis Anda, berarti waktunya sudah tiba bagi Anda memikirkan untuk menutup bisnis tersebut. Setidaktidaknya Anda akan masih beruntung karena kesehatan jiwa Anda masih normal - hal yang tidak dapat dinilai dengan uang seberapa pun. (KTA)

Labels:


Baca selengkapnya!

Franchise Jagung

Memulai sebuah usaha biasanya perlu banyak pertimbangan, antara lain, jumlah modal yang dibutuhkan. Bila anda tertarik untuk memulai sebuah usaha dengan modal yang relatif tidak membutuhkan biaya besar (bila dibandingkan dengan bisnis lain tentunya), nampaknya franchise yang satu ini cukup memberi peluang.

Berdasarkan hasil diskusi beberapa waktu yang lalu antar anggota milis Dunia Wirausaha, franchise Fresh Corn yang saat ini banyak terdapat di berbagai plaza, mall dan tempat-tempat strategis lainnya, masih menjadi salah satu pilihan untuk membangun sebuah usaha makanan yang cukup simple penanganannya.

Info yang didapatkan dari berbagai anggota milis Dunia Wirausaha antara lain:
Pernah dibahasnya franchise ini dalam Kontan (sayang edisinya tidak disebutkan) termasuk dengan perhitungan balik modalnya. Kebetulan dalam edisi yang sama juga dibahas mengenai franchise Bogasari dan mini market.

Artikel tersebut juga menyebutkan bagaimana seorang pembeli franchise jagung ini yg mempunyai beberapa gerobak (franchise fresh corn) berinisiatif membuka gerobak jualannya di rumah sakit yang kemudian dalam jangka waktu dua bulan bisa langsung balik modal.

Menurutnya, franchise jagung memang kurang laku jika dibuka di food court dan akan lebih berpotensi bila dibuka dekat tempat orang banyak lalu lalang karena lebih berupa cemilan, bukan makanan utama.

Salah satu franchise jagung yang dapat dihubungi adalah Daily Fresh dengan alamat sebagai berikut:

PT Sarana Pangan Makmur
Jl. Asem 2 No. 10
Cipete, jakarta Selatan
Telpon 7504688/7504694
Fax 7504693

Info untuk menjadi agen antara lain:
Sistemnya beli putus dengan biaya sbb:
1. Biaya Rp 10,000,000,- ( termasuk freezer kapasitas 50kg jagung), belum termasuk jagungnya sendiri.
2. Jika tanpa freezer, Rp 8,000,000,- belum termasuk jagungnya.
3. Kita akan terus berhubungan dengan PT. Sarana Pangan Makmur ini dalam hal pembelian jagung serta peralatan yang dibutuhkan dalam penjualan seperti cup, tutup cup dan sendoknya.

Sebagai pembeli kita perlu menyiapkan tempat juga penjaga - ilustrasi di Kontan yang disebutkan diatas, kira-kira akan memerlukan dua orang dengan gaji @Rp. 1,000,000,-/bulan.

Cara aplikasi:
Ajukan applikasi via fax ke bagian marketing dengan mencantumkan nama, alamat, telpon, fax, copy KTP juga lokasi yg akan dipakai berjualan.Selanjutnya menunggu follow up dari mereka untuk masalah pembayaran dan kontrak.

Labels:


Baca selengkapnya!

Tips Memilih Jenis REKSADANA ditinjau dari Risiko

Secara umum, ada 4 jenis Reksadana yang di tawarkan di Market:

1. Reksadana Pasar Uang
Manager Investasi (MI) yang menawarkan RDPU biasanya membagi portfolionya ke produk investasi seperti SBI (Sertifikat Bank Indonesia), Deposito, Cash dan Onvernight Fund di Pasar Uang Antar Bank. Tingkat risikonya rendah, mengingat produk Deposito masih di jamin Bank Indonesia dan SBI saat ini masih menjadi instrument favourit Bank Indonesia untuk memonitor perkembangan pasar uang.

2. Reksadana Pasar Obligasi
Sekarang ini, Pasar Obligasi sedang menurun,setelah di landa booming selama kurang lebih 1,5 tahun. Pasar obligasi cukup tinggi tingkat pendapatannya apabila tingkat suku bunga Bank rendah dan instrument pasar modal juga sedang lesu. Sebenarnya tingkat risiko di pasar Obligasi terbilang sangat rendah, namun di Indonesia kita masih harus mempertimbangkan EMITEN yang melepas Obligasinya. Oleh karena itu MI banyak mempromosikan FIXED INCOME untuk obligasi pemerintah. Karena tentunya boleh dibilang Free Risk (theorynya). Namun harus diingat .. bahwa apabila di investasikan semuanya ke Obligasi Pemerintah, maka... tingkat pengembaliannya sangat rendah, jadi kurang TOPlah. Biasanya MI mengalokasikan ke Obligasi BUMN dan perusahaan swasta lainnya.

3. Reksadana Pasar Campuran
Nah .. yang ini saya sebut reksadana ... Pancasila .. hehe, karena maunya cari aman saja. Pasar Modal juga, Pasar uang juga, pasar obligasi juga. Saya mereferensikan produk ini untuk sekarang ... curang ya. Karena saat ini Pasar Modal sedang bagus2nya ... hati2 longsor, Deposito udah payah, SBI masih cukup lumayan, sedangkan Obligasi juga belum turun2 banget. Jadi Reksadana Pancasila ini memilikit tingkat risiko yang lumayan rendah , namun returnnya cukup bagus.Tapi ingat, monitor pasar juga dengan jalan bertanya kepada MI nya or Representativenya tentang Alokasi Portfolionya. Janga sampai kecebur got.

4. Reksadana Pasar Modal
Nah .. ini yang di referensikan oleh Robert G. Allen (tersirat sich) but remember ... OTLR ... Over The Long Run. Kalau mau investasi di Reksadana ..., you should put it for the Long Run. Karena kalau monitor every day ... hati2 ya, bisa bingung nantinya. Disini ... anda harus benar2 choosy akan MI, karena potensi gainnya Tinggi sementara tk risikonya juga tinggi. Yang saya masih concern, adalah belum adanya sarana lindung nilai yang memadai untuk Portfolio Investment di Indonesia. Could you imagine if the Market crash ... seperti 1998, hmm, orang yang mau investasi jangka panjang, bisa ragu2 dan meliquidasi posisinya.

Ali Indradjit
http://www.bisnisviainternet.info/

Labels:


Baca selengkapnya!

Kenapa Investasi di Reksadana?

Reksadana adalah kumpulan dana yang di kelola oleh Fund Manager or Investment Manager yang memiliki lisensi. Kenapa sih kok bisa ada reksadana ? Memang banyak orang lebih senang untuk investasi sendiri dengan potensi keuntungan dan risiko yang tinggi.

Begini alasannya, kalau kita mau investasi sendiri di Pasar Modal, Uang, Obligasi dan derivatif sih boleh2 saja, hanya membutuhkan dana yang cukup besar. Kita harus memperhitungkan apa yang disebut Risk & Return, agak sulit untuk mendapatkan hasil yang maximal bila menggunakan dana yang kecil. It takes Money to Earn Money,right
Mas .. mas, dana yang kecil itu maksudnya berapa ya?Begini ya, untuk main saham .. broker menyarankan untuk membuka rekening dengan range dari 10 juta sampai 50 juta. Kalau kurang dari itu .. kayaknya itu hanya strategy Marketing saja...

Coba dech harga TLKM Telkom saja sekarang sudah Rp 5.000,- per share. Rp. 5.000 x 500(lot) = Rp. 2.500.000 per lot ... nah itu adalah minimum transaksi kalo mau main saham Telkom.

Contoh lagi ... Pasar Uang: Misalnya kita punya uang 50 juta rupiah lalu didepositokan paling hanya dapat bunga 6,5% potong pajak lagi. Tapi kalau punya 2 milyar rupiah kan bisa nego sama pihak bank, mungkin nantinya di kasih 8%. Jadi dengan berinvestasi di Reksadana tuh ,,kita sama saja patungan dengan investor lain ... lalu bayar ke orang .. untuk di investasikan ke Produk2 Keuangan dengan hak seperti orang yang memiliki duit banyak .. gitu. Investasi di produk keuangan Reksadana terbagi menjadi.Jadi kalau memiliki keterbatasan waktu, dana dan pengetahuan ... gunakanlah Reksadana sebagai instrumen investasi untuk dapat andil di Pasar Modal, Pasar Uang, Pasar Obligasi dll.

Ada empat jenis Produk Reksadana secara umum :
1. Reksadana Saham
2. Reksadana Campuran
3. Reksadana Pendapatan Tetap (obligasi etc)
3. Reksadana Pasar Uang

Reksadana Saham ... adalah jenis yang paling tinggi returnnya namun tentu Risiko paling juga, sedangkan Reksadana Pasar Uang memiliki karakteristik yang paling minim risikonya , karena sebagian besar dananya hanya ada di Deposito. Tapi ada juga sich yang mengatakan bahwa risiko di Pendapatan Tetap adalah yang paling kecil. Namun itu semua tergantung Fund Managernya. Biasanya sich Fund Manager mengatur Reksadananya tersebut dengan alokasi yang sifatnya mixed namun cukup marketable.

Ali Indradjit
www.BisnisViaInternet.info

Artikel Lain:
Tips Memilih Reksadana
Reksadana Schroder

Labels:


Baca selengkapnya!

Berinvestasi Saham & Reksadana

Saat ini ada berbagai model investasi yang bisa kita lakukan. Namun sebelumnya ternyata ada langkah-langkah dan hal-hal yang harus menjadi perhatian. Berdasarkan masukan dan diskusi beberapa anggota Milis Dunia Wirausaha inilah hal-hal berikut.

Yang pertama adalah mengukur risk profile diri kita masing-masing. Risk profile setiap orang itu berbeda; ada yang berhati-hati, moderat, tapi ada juga yang agresif (berani).
Apabila dilihat dari segi usia maka UMUMNYA untuk orang yang berusia
-35 thn ke bawah -> agresif (saham)
-35-50 thn -> moderat (reksadana)
-50 thn ke atas -> berhati-hati (deposito)

Dari produk investasi yang ada di Indonesia, maka tingkat resikonya bisa diurutkan, dimulai dari yang paling rendah : deposito -> reksadana -> saham -> derivatif.

Semua produk investasi diatas memiliki tingkat risikonya masing-masing, makin kekanan, makin tinggi resikonya.

Sebelum melakukan investasi, ukur dulu risk profile diri, kemudian pilihlah produk investasinya. Dalam berinvestasi, harus mempersiapkan diri untuk (bisa saja) kehilangan uang alias merugi.

Memilih reksadana yang baik, ibarat memilih restoran. Makin pandai kokinya, makin enak masakannya. Makin pandai fund manager-nya, makin bagus return-nya.

Belum lama ini, ada sebuah majalah yang membuat rating 20 reksadana yang memiliki return terbaik menurut jenisnya masing-masing. Berdasarkan ingatan salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha, nomor satu adalah Panin, kemudian Schroder (untuk reksadana saham).
Sebetulnya cara 'mudahnya' adalah memilih waktu yang tepat untuk membelinya, yaitu saat pasar bursa sedang bullish (naik) dan bukan saat bearish (turun).

Anjuran bagi yang belum familiar dengan Reksadana:
Jangan tergiur dgn return yg tinggi, ingat "high risk high return", jadi return yg tinggi pasti resikonya juga tinggi.

Secara umum reksadana terbagi empat jenis penempatan:
-Reksadana pasar uang (dana ditempatkan oleh fund manager di surat berharga jangka pendek seperi deposito atau SBI)
-Reksadana pendapatan tetap (ditempatkan di obligasi korporasi atau surat utang negara) -Reksadana saham (di ekuitas)
-Reksadana campuran

Di saat bursa saham sedang bullish, yg memberikan return paling tinggi adalah reksadana saham, namun risikonya juga tinggi.

Pilihlah reksadana atas dasar fund manager yg mengelola dana. Yang sudah terkenal piawai diantaranya Schroders dan Fortis (d/h Mees Pierson).

Kalau ingin berkecimpung di saham, perlu diperhatikan karakter Anda, apakah cocok sebagai:
-Trader (trading harian/mingguan)
-Speculator (mengambil posisi mingguan/bulanan) atau
-Investor (mengambil posisi bulanan/tahunan).

Sebagai masukan:
-Menjadi trader lumayan melelahkan dan menguras mental, walaupun trader yang sukses bisa dengan mudah mendapatkan profit harian Rp 5,000,000,- - Rp 10,000,000.

-Untuk jual beli saham harus melalui perusahaan sekuritas. Biasanya mereka minta initial deposit (antara Rp 5,000,000,- - Rp 50,000,000,-). Deposit ini hanya sebagai tanda bonafidiats, nantinya bisa dipakai untuk beli saham. Fee transaksi bervariasi antara 0.25-0.35% dari nilai transaksi jual atau beli. Settlement transaksi saat ini adalah T+3 baik beli maupun jual.
-Untuk memonitor harga saham selain di gallery bisa juga di internet, salah satunya melalui yahoo finance, tinggal ketik stock code misalnya ASII.JK (Astra International).

-Bisa pula bergabung dengan para street-smart trader/speculator di http://www.klubsaham.com/ untuk mengenal dunia saham lebih jauh.

-Untuk mengetahui perkembangan saham, bisa kunjungi web http://www.e-bursa.com/ Profit trading trading jangka pendek

Umumnya untuk mendapatkan profit diatas 100 persen banyak terjadi di Pasar Saham, Pasar Uang maupun Pasar Derivative. Namun minimun time horizonnya harus diperlihatkan selama satu tahun. Jangan di annualized. Tapi real positif cashflow yang masuk rekening. dalam dunia investasi yang penting adalah Cashflow selama periode tertentu. Untuk berinvsetasi di Reksadana bisa dicoba melihat-lihat melalui di http://www.e-samuel.com/, yang antara lain memiliki link belajar reksadana, telp CS nya Trimegah, mau memberikan penjelasan melalui telpon dan invistasi awal yang relatif murah.

Modal Kecil
Umumnya, modal besar maka pilihan investasinya lebih beragam dan bisa membeli saham yang bagus-bagus (dan biasanya relatif lebih mahal). Walalupun tidak berarti modal kecil tidak bisa ikut meramaikan pasar saham dan reksadana.

Ada yang menganjurkan, apabila modal anda 'pas-pasan' maka ikuti daytrade saja, yaitu tidak usah punya stok saham alias stok yang dibeli pagi hari dijual di sessi 2. Tapi cara ini mengharuskan kita untuk selalu memantau harga agar tidak kecolongan atau harus benar-benar memilih orang/sales yang jujur. Hal ini untuk menghindari kecurangan mengambil untung saham saat kenaikan harga,

Pendapat lain mengatakan, apabila ingin mencoba main saham dengan modal dibawah Rp 50,000,000 maka bisa melalui http://www.e-samuel.com/. Minimumnya adalah Rp 2,000,000 - Rp 3,000,000,- tapi dengan biaya bulanan Rp 100,000,- dimana harga ini relatif mahal karena langsung pasang order ke BEJ, kalau yang lain harus melalui broker. Dengan dana yang "hanya" Rp 3,000,000 berarti harus punya return lebih besar dari 3.3% per bulan hanya untuk menutupi biaya bulanan tersebut.

Dengan modal yang sama pula bisa mulai berinvestasi di http://www.indofinanz.com/.
Pengalaman beberapa anggota Milis Dunia Wirausaha dalam bertransaksi:

-Salah seorang anggota milis DW memilih http://www.e-samuel.com/ karena perkembangan NAB dan NAV nya bagus, bisa sampai 60% per tahun.

-Fee yang umum untuk transaksi saham adalah 0.0025 (beli) dan 0.0035 (jual). Minimal fee per hari transaksi "hanya" Rp 15,000 dan tidak ada fee lain lagi. Modal awal juga tidak harus Rp 50,000,000,- dimana anggota DW ini memilih perusahaan yang menerapkan initial deposit Rp 10,000,000,- (Phillip, Etrading, Indofinanz).

-Ada pula anggota Dunia Wirausaha yang memasukkan uangnya melalui teman sebesar Rp 10,000,000. Laporan terakhir, mereka mendapat keuntungan sekitar Rp 900,000,-

-Berdasarkan pengalaman salah seorang anggota Milis Dunia Wirausaha yang pernah bekerja di perusahaan sekuritas, apabila kita akan melakukan jual-beli saham, maka kita harus membeli via pialang yang ada diperusahaan sekuritas. Untuk transaksi beli saham biasanya J/T pembayaran kita ke perusahaan tersebut adalah T+4 hari. misalnya transaksi tanggal 1 maka harus bayar tanggal 5. Apabila terlambat, biasanya kena penalty. Untuk jual saham J/T pembayaran dari perushaan tersebut adalah T+5.

Contoh transaksi dalam satu hari ( daytrade)
Beli CTRA 500 lbr @1000 + fee = 510.000 T+4Jual CTRA 500 lbr @1050+fee = 514.500 T+5
Apabila di Nett off dalam satu hari transaksi untung yang kita dapat adalah = 4.500, yang akan dibayarkan pada T+5

Labels:


Baca selengkapnya!

Franchise Alfamart

Tertarik pada franchise minimarket yang saat ini nampaknya menjamur dimana-mana? Sepertinya prosesnya tidak terlalu sulit. Demikian beberapa masukan dari anggota Milis Dunia Wirausaha yang beberapa waktu yang lalu mendiskusikan proses pendirian atau pembelian franchise salah satu minimarket tersebut yaitu Alfamart.

Ada anggota milis Dunia Wirausaha yang mengatakan bahwa kita bisa langsung datang ke Alfamart terdekat untuk mendapatkan informasi nomor telpon. Kabarnya, harga franchisenya sendiri dimulai dari Rp 150,000,000,- dimana angka ini tergantung pula dari lokasi, besar tempat, kemudian pilihan lain seperti jumlah stok dll.

Pengalaman teman salah seorang anggota milis yang buka di Depok; biaya bangunan plus peralatan sekitar Rp 100,000,000, stok Rp 80,000,000. Untuk status operator mandiri mendapatkan sekitar Rp 5,500,000 per bulan fixed, belum termasuk biaya karyawan satu sampai dua orang Rp 1,000,000 - 1,500,000. Laba bersih diperkirakan sekitar Rp 4,000,000 per bulan.

Berdasarkan informasi, inilah yang alamat dan nomor telpon yang bisa dihubungi:
PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart)
Jl. MH Thamrin no 9
Cikokol Tangerang 15117
tel: 021-5575-5966 ext 141, 123, 138
tel: 021-5575-5960, 554-9729 (direct)
fax: 021-5549-685, 554-9773
atau http://alfamartku.sat.co.id/sub_waralaba/waralaba.htm

Labels:


Baca selengkapnya!

Small Office Home Office

Pasti anda pernah mendengar istilah ini. Kalau di bahasaIndonesiakan menjadi RuKanCil (Rumah Kantor Kecil)Rasanya memang alternatif solusi bekerja yang tepat. Tidak hanya untuk para Ibu yang ingin lebih berkonsentrasi pada keluarga tanpa meninggalkan kesibukan bekerja, tapi juga bagi para Bapak yang ingin lebih bisa membagi waktu untuk bekerja, keluarga dan bersantai.

Memang enak punya kantor dirumah sendiri, tapi tidak semua bisa mewujudkan impian itu. Banyak yang harus tetap bekerja kantoran di luar rumah, seringkali agak jauh dari rumah.
Bisnis yang basisnya SOHO sebenarnya tidak melulu berorientasi uang tapi cenderung ke pendidikan dan hobi (ada pendapat umumnya ini bagi para wanita). Namun, jika dikelola dengan baik akan menghasilkan income tanpa harus keluar rumah sehingga bisa menyalurkan hobil/talen menjadi sebuah konsep bisnis.

Menurut beberapa anggota milis Dunia Wirausaha, SOHO biasanya condong pada bisnis jasa, contohnya:
-Konsultan-konsultan yang bisa dikerjakan di rumah dan bertemu dengan klien di flexible time kita.
-Penulis-penulis yang bisa di lakukan di rumah.
-Penerjemah yang lebih suka di rumah.
-Catering, yang ini sangat besar peluang untuk di Jakarta dalam pelayanan di gedung2 perkantoran.

Dan masih banyak alternatif mengembangkan jasa-jasa yang bisa dibisniskan.

Dalam konsep SOHO ini dibutuhkan kedisiplinan dalam Time Management karena harus bisa memisahkan kepentingan rumah dan pekerjaan, karena bekerja di rumah sangat susah dibedakan jam ngantorny', apalagi misalnya kalau sering diganggu anak-anak, sehingga penting untuk menananmkan pengertian serta kedisiplinan bagi seluruh anggota keluarga demi mempertahankan waktu produktivitas yang efektif.

Berdasarkan beberapa pengalaman anggota milis DW dalam menjalankan SOHO ada beberapa hal yang bisa menjadi perhatian utama saat berniat terjun ke bisnis model ini:
Apabila terjadi sesuatu pada perusahaan yang mempekerjakan kita melalui virtual office.
Disarankan tetap mempunyai income sampingan yang tetap, misalnya freelance secara internet.
Modal untuk SOHO:TelponKomputerInternet, amat disarankan broadband karena rata-rata lebih murah dalam hal biayaFaxPrinterNetworking alias koneksi untuk mendapatkan order.Memperhitungkan biaya listrik dan internet sebagai bagian dari modal.

Apabila model SOHO anda hanya bertransaksi via internet maka atmosfer SOHO tidak terlalu penting, namun sebaliknya, apabila bisnis SOHO yang ada jalankan memerlukan klien datang kerumah, maka paling tidak harus menyediakan tempat yang memadai bagi kepentingan transaksi saat klien berkunjung.

Salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha juga saat ini sedang mempersiapkan sebuah sistem bisnis toko online yang nantinya bakal membantu para SOHOers. Sebagai gambaran sistem yang mau dibangun akan seperti ini:

-Mengurus sistem pembayaran -- pemilik bisnis tidak perlu repot ngurus metode pembayaran ke konsumen.Notifikasi order, tidak perlu repot lagi mengecekemail untuk mengetahui order (otomatis diberitahukan oleh sistem).

-Mengurus pengemasan, hal yang cukup esensial pada toko online, karena pengemasan yang baik akan menjamin barang sampai di tujuan tidak rusak.Mengurus pengiriman, langsung pada konsumen.Marketing (still in concept), tidak perlu repot mengurus marketing promosi website karena rencananya akan dikembangkan sistem marketing dimana yang menjalankan sistem marketing itu adalah orang lain, nanti pembayaran yang dipakai sistem komisi.

Intinya, sebagai pemilik toko hanya perlu mengurus pengadaan produk yang dijual dan siap sedia ketika perusahaan akan mengambil produk untuk dikirimkan ke konsumen. Sebuah sistem yang sangat memudahkan bagi para SOHOers.

Labels:


Baca selengkapnya!

Pricing Strategy

Dalam menentukan harga sebuah produk harus ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, misalnya, perhitungan biaya operasional dari si Seller, penyesuaian dnegan Market Price, profit margin dari Seller, dikalkulasi berdasarkan Customer/User Friendly , berdasarkan nilai proyek, penambahan sekian persen sebagai hak para marketer.

Inilah beberapa hal yang didiskusikan dalam Milis Dunia Wirausaha baru-baru ini.
Mengapa perlu marketer? Selain untuk menciptakan lapangan kerja bagi para marketer, juga tentunya untuk memperluas pasaran produk kita, harapannya, makin banyak marketer, produk semakin dikenal (baca: banyak yang laku).

Contoh:Penjualan kue dengan harga dasar Rp 10.000 yang dijual seharga Rp 12,500 (keuntungan 20%). Namun karena ada tenaga marketer yang harus diperhitungkan umumnya 10-30%, maka harga jualnya harus di naikkan lagi, misalnya dalam hal kue ini yang masuk akan 10%, jadinya harga jual kue tersebut adalah 14.000 (setelah pembulatan)

Jadi kita tetap melabel kue seharga Rp 14,000 dan bila ada orang yangmau membantu menjual kue tersebut, cukup menyetor Rp 12,500.

Dalam contoh kasus di atas, kalau kita berhubungan langsung sama pembeli, kita bisa 'berpura-pura' memberikan potongan harga, misalnya: kalau beli 2 total harga jadi Rp 25,000 aja (discount 3.000)

Namun, bagaimana dengan pricing strategy untuk produk jasa? Misalnya, disain, disain, organizer, jasa tutorial untuk anak-anak, dll?

Berdasarkan pengalaman anggota milis Dunia Wirausaha, pricing strategy untuk bidang jasa bisa dihitung man hour/man days-nya.

Contoh:Pogrammer yang pemula ‘dihargai' Rp 20,000/jam tapi bisa stuh bisa 20rb / hour tapi kalau sudah jago bisa sampai Rp 40,000/jam. Pekerjaanyang membutuhkan banyak online, ditambah dengan hitungan per jam pula. Biaya lain yang harus diperhitungkan misalnya: trasportasi, biaya bahan dasar, dll.

Apabila sudah mengatas namakan perusahaan, harga man hour ini tentu sudah termasuk keuntungan bagi perusahaan tersebut.

Yang akan berbeda lagi apabila proyek tersebut dikerjakan secara tim. Misalnya terdiri dari tiga orang: programmer (4Rp 40,000/jam), designer (Rp 35,000/jam) dan documentator (Rp 15,000/jam).

Untuk Disainer interior misalnya, dibayar sesuai meter persegi ruangan yang mereka kerjakan.
Berikut contoh lain yang dikemukanan dalam diskusi mengenai pricing strategy ini:
Disesuaikan dengan pangsa pasar. Contohnya penyediaan antar jemput bagi sebuah playgroup yang kebetulan marketnya adalah kelas A-B. Harga juga ditentukan berdasarkan jarak penjemputan alias beda lokasi – beda harga.

Base on job or project dengan harga yang kompetitif yang jelas. Misalnya untuk pembuatan KTP, SIM atau malah Akta Notaris, PT, CV,UD, Contract Drafting, webmaster, designer, auditor, akuntant, cleaning service dan masih banyak yang sejenisnya.

Ada pendapat bahwa untuk jasa lebih condong pricingnya mengarah kepada job atau project base, karena lebih fair, misalnya dalam hal pembuatan SIM, Contact Drafting atau Akta notaris (jasa) maka kita tidak membayar berdasarkan jam kerja/man hours jasa tersebut.
Berdasarkan prosentasi dari nilai proyek misalnya Financial Planner, WeddingPlanner, NETrader, Media Planner, Arbitrater dan konsultan konsultan lainnya.

Namun tentunya dalam menentukan harga kita juga harus memikirkan harga pasaran dan saingan. Walalupun tidak selalu kita harus memberikan harga yang lebih murah dibanding ‘toko sebelah' apabila memang kita yakin akan kualitas produk yang kita tawarkan.
Memberikan harga gratis adalah bagian dari promosi.

Untuk beberapa jasa yang sepertinya belum banyak dipasaran seperti Financial Plan, Media Plan, Travel Plan, Wedding Plan, Business Plan kita bisa menentukan harga sendiri karena belum ada standarnya (klien biasanya melihat dari kredibilitas pemberi jasa).

Labels:


Baca selengkapnya!

Indonetwork

Satu lagi solusi bagi rekan-rekan yang ingin menawarkan produk dengan menggunakan web gratis, yaitu melalui http://www.indonetwork.co.id/.

Terbagi menjadi fasilitas gratis dan fasilitas bayar. Keuntungan fasilitas bayar
Anggota Prioritas Indonetwork adalah sebagai berikut:

-Dapat berkomunikasi dengan rekan dagang melalui ponsel (akses WAP & SMS).
-Posisi teratas pada Daftar Perusahaan dan Produk.
-Menampilkan Sertifikat dan Penghargaan perusahaan anda.-
Indonetwork memfokuskan dalam menyediakan alat bantu dan layanan yang membuat bisnis online lebih efisien dan efektif.
-Sistem pembayaran: Rp 199,000/th dan Rp 1,000,000/th

Beberapa tanggapan anggota milis Dunia Wirausaha tentang http://www.indonetwork.co.id/:
-Kurang user friendly.
-Tampilan terlalu standar.
-Menurut salah satu anggota kami, ada respons beberapa customer dari dalam dan luar negeri yang masih sering berhubungan. (Walaupun sampai sekarang belum ada yang deal karena belum ada kesepakatan harga) tapi respon cukup bagus. Dan ada juga member kami yang telah mendapatkan order sampai delapan kali.
-Apabila disearch di search engine indonetwork masih bisa masuk di top 10-30 ranking.

Labels:


Baca selengkapnya!

Mengenal Nettraders

Salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha pernah mengemukakan pendapatnya tentang eCommerce dimana beliau beranggapan bahwa eCommerce hanya sebuah tool saja. Untuk yang B2B - eCommerce = tools trading yg elektronis, dan yang B2C - eCommerce = placement tools yg elektronis.

Jadi, esensi jual beli barang/jasa tetap menggunakan kaidah yang umum. Maksudnya, Netraders adalah memang seorang entrepreneur. Tapi entrepreneur tadi dibekali oleh tools eCommerce yang memungkinkan untuk mengakses dan bertransaksi di market secara global dan efisien. "Seorang pengakses warnet yang biasanya main chatting belum tentu bisa menjadi Nettraders."

Sementara itu, anggota lain dari milis Dunia Wirausaha ini, Bapak Arief Gunawan, ternyata berkeseharian di World Trade Center Jakarta dan World Trade Center University (WTCU) sebagai seorang Entrepreneur Coach yang membawakan pelatihan dan switching mindset into Entrepreneur Spirit yang goalnya adalah menjangkau seluruh Indonesia, bertujuan untuk membantu pemasarannya mencapai global market melalui jaringan kami di seluruh 336 kota di dunia dan beliau juga bekerja sebagai Executive Director untuk World Trade Center Jakarta, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29 - 31, Jakarta.

Apa itu WTCU?
Suatu pelatihan dan pengembangan diri untuk mandiri, menciptakan dan mengembangkan profesi2 alternatif yang bersifat self employed.

Hal ini muncul dari keprihatinan beliau dengan sistem pendidikan di Indonesia yang tidak sama sekali melihat ataupun menoleh Kewirausahaan. Apalagi di jaman pasar global ataupun istilahnya free market, dimana kita ketinggalan sangat jauh sekali dibandingkan negara tetangga ataupun yang sudah maju yang herannya mereka malah tidak mempunyai sumber daya alam atau source yang - dengan hanya bermodal great location country mereka bisa menjadi best 5 country trade -- Indonesia yang notabene banyak sekali sourcenya malah menjadi korban atau terjajah perdagangan ataupun ekonomi, dengan over PD dan tanpa pemberdayaan sumber daya manusianya ikut dan yang pertama lagi menandatangani AFTA.

Dengan country view yang menyedihkan inilah, WTCU terpanggil dan ingin mendidik kawula muda Indonesia (kenapa yang muda? Karena "capek" dengan yang tua-tua penuh dengan birokrasinya) untuk bisa andil dalam kancah persaingan yang sangat ketat dalam perdagangan global.

Banyaknya NETpreneurs muda yang mempunyai semangat tinggi adalah hal yang perlu kita kembangkan. Sebenarnya melalui jaringan sekarang ini kita bisa mengembangkan usaha masing-masing dab saling bertukar informasi. Paling tidak untuk mengembangkan pasar lokal sebelum menuju pasar global.

Apabila ada yang berminat, bisa mencoba melihat-lihat pada hyperlink http://www.wtca.org/ untuk bisa berkomunikasi dengan partner bisnis diseluruh dunia seperti yang yaitu di 336 kota di 101 negara.

Saran bagi anda yang telah melangkah ke pasar internasional:
Active browsing situs perdagangan international yang salah satunya tersebut diatas dengan betul-betul mempertimbangkan kualitas produk sebelum dipasarkan ke pasar global.
Untuk browser pasif, tidak perlu membayar biaya apasaja, hanya bisa melihat secara pasif kecuali apabila sudah ingin ikut berperan serta "bermain" didalamnya, akan lebih baik bila bergabung sebagai member HYPERLINK "http://www.wtca.org/ hanya dengan Rp. 1.500.000 seumur hidup member dan bisa mempromosikan apa saja dalam website tersebut secara aktif (berguna bagi member yang belum memiliki website sendiri karena akan mendapatkan kunci atau password yang dikirim langsung dari Head Quarter di New York).

Global NETraders bisa menjadi suatu profesi alternatif. Sehingga dengan profesi ini diharapkan bisa mengurangi pengangguran secara efektif. Daripada banyak anak-anak muda yang tampak sia-sia membuang waktu mereka berjam-jam di WarNet dengan sibuk ngobrol (chatting), berselancar (surfing, browsing) dan apalagi mencari segala sesuatu yang tidak produktif, cenderung hanya untuk kesenangan sesaat.

NETraders bisa juga dikembangkan menjadi Business NETraders Center (BNC) atau lebih kepada Strategic Business Unit untuk suatu Perusahaan, Asosiasi, Koperasi, Pelaku Bisnis bahkan bisa juga sebagai sarana untuk mengembangkan potensi dari daerah daerah yang berkeinginan menerobos pasar global.Bilamana ini dijalankan secara effective akan bisa meningkatkan perekonomian daerah di seluruh Indonesia akan lebih baik.

Labels:


Baca selengkapnya!

PIRAMIDA - Argumentasi Sistem yang Tidak Fair

Mengapa kami mencoba menulis tentang Sistem Piramida dalam Bisnis?

"Buying Time With Fina.ncial Fre.edom" Salah satu peluang untuk mendapatkan hal tersebut adalah dengan mengikuti Bisnis dengan Skema Network Marketing. Di Indonesia sudah mulai banyak orang ingin memiliki penghasilan yang besar dan memiliki waktu yang cukup untuk menikmati penghasilan tersebut. Makin banyak orang yang ingin memiliki bisnis sendiri. Lalu sistem Network Marketing menjadi salah satu pilihan mereka.

Setelah melakukan riset di internet, banyak sekali artikel yang melarang kita untuk masuk ke dalam skema bisnis piramida. Tapi sebenarnya apa itu bisnis Piramida?

Skema Piramida disebut sebagai suatu sistem yang tidak sah dimana banyak orang yang berada pada lapisan terbawah membayar sejumlah uang kepada sejumlah orang yang berada di lapisan piramida teratas. Setiap anggota baru membeli peluang untuk naik ke lapisan teratas dan mendapat keuntungan dari orang lain yang bergabung kemudian.

Lalu bagaimana beda skema piramida dengan skema Network Marketing?

Kalau dilihat dari luarnya saja, sebenernya sama-sama memiliki struktur piramida kan? Karena dalam Network Marketing pun kita dapat dibilang sukses bila kita bisa membangun jaringan sebesar-besarnya.Tapi mengapa dalam bisnis Network Marketing struktur piramida tersebut menjadi sah?Jawaban kunci untuk pertanyaan ini adalah NILAI.

Dalam bisnis M.LM yang sah ada NILAI yang bergerak ke atas dan ke bawah. Seorang yang baru bergabung akan menyetorkan sejumlah untuk UNTUK mendapatkan sejumlah barang. Bisnis yang sah akan menekankan dalam pergerakan NILAI ini.Dalam skema piramida yang tidak sah, tidak ada NILAI yang bergerak ke bawah. Seandainya pun ada, itu hanya sebagai kedok saja.

Contoh aturan skema piramida yang tidak sah:
1.Biaya Pendaftaran keanggotaan berikut paket produk, sangat mahal;
2.Harga dari produk-produknya tidak masuk akal;
3.Sistim dibuat menyerupai Penjualan Berjenjang;
4.Imbalan diberikan berdasarkan tersusunnya jaringan berbentuk piramida dengan jumlah orang dalam format tertentu, fokus pada rekruting, bukan penjualan;
5.Anggota dibatasi untuk memiliki jumlah downline langsung yang telah ditentukan,dan anggota diberi kebebasan untuk memiliki lebih dari satu posisi;
6.Masa keanggotaan kadangkala berlangsung sampai format tertentu;
7.Program pemasaran skema piramida sangat rumit dan susah dipelajari;
8.Tidak ada pelatihan khusus untuk anggotanya yang membahas tuntas mengenai produk;

Jadi bisa kita lihat dalam contoh di atas, kalau dalam skema piramida yang tidak sah, tidak ada NILAI yang bergerak ke bawah. Ini berarti tidak ada produk sah yang dijual. Sistem ini hanya 'mempergunakan' struktur piramida untuk memperoleh uang dari mereka yang bergabung belakangan.

Sebagai pelaku bisnis M.LM, kami sering kali mendapatkan pertanyaan: Apakah bisnis anda ini termasuk sistem piramida? Bila kami tanya kembali: Menurut anda apa itu bisnis piramida?

Kebanyakan dari mereka menjawab dengan tidak pasti, seperti: Ya.. katanya sih bisnis piramida itu bisnis yang tidak sah (illegal) dan unsur penipuannya.Hal-hal seperti ini yang lalu mencoreng nama bisnis Network Marketing yang sah. Karena ketidak tahuan mereka atas apa sebenarnya bisnis piramida itu.

Coba sekarang kita lihat sebuah kantor pada umumnya. Di posisi paling atas ada seorang Chief Executive Officer (Owner), lalu ada Dewan Direksi, kemudian beberapa Manajer, dan lalu staff biasa. Paling banyak orang berada dalam level staff biasa. Siapa yang paling banyak melakukan pekerjaan? Staff biasa jawabannya. Siapa yang paling banyak mendapatkan uang? Presiden Direktur tentunya. Contoh : Bandingkan penghasilan yang di peroleh Bill Gates dengan seorang staff biasa di Microsoft. Apakah kantor ini menganut sistem piramida? Apakah orang yang melamar kerja di kantor tersebut akan bertanya: Apakah kantor anda ini termasuk sistem piramida?Strukturnya memang piramida, tetapi ada NILAI yang bergerak. Ada "produk" yang dihasilkan oleh para Staff, ini lah nilai yang bergerak ke atas, dan para staff mendapatkan upahnya, inilah nilai yang bergerak ke bawah.

Sekarang coba kita bandingkan dengan bisnis Network Marketing yang menganut struktur piramida yang sah. Dalam bisnis piramida yang sah, orang2 yang berada di level bawah adalah orang yang berada di level atas dari piramida mereka, dan apabila mereka pandai dalam menjalankan strategi marketingnya, mereka akan menerima pendapatan lebih banyak di bandingkan orang2 yang berada di level atas mereka. Mereka yang melakukan pekerjaan lebih baik akan mendapat pendapatan lebih banyak.

Dengan kata lain apa bila anda tidak melakukan penjualan, dan tidak membantu downline anda untuk melakukan penjualan, anda tidak akan menerima apa-apa. Jadi, dalam bisnis yang menganut struktur piramida yang sah, dimanapun posisi anda, anda akan memiliki kesempatan yang sama dengan anggota lainnya, untuk menjadi "CEO (Owner)" dari bisnis anda. Lebih adil bukan?

Ali Indradjit
The Future Belong to Those Have Seen before it became Obvious
www.bisnisviainternet.info

Labels:


Baca selengkapnya!

Jasa Kurir

Saat ini banyak sekali perusahan yang menggunakan jasa kurir lepas untuk mengantarkan berbagai dokumen atau barang. Kira-kira apa yang perlu dipersiapkan apabila kita ingin menyediakan jasa kurir tersebut? Artikel berikut adalah hasil diskusI anggota milis Dunia Wirausaha tentang serbi serba bisnis kurir termasuk masalah pengambilan, pengantaran, pembagian wilayah, manajemen kurir, dll.

Kurir yang dipekerjakan

Me-manage para kurir yang kita sewa nampaknya jadi masalah utama yang harus diperhatikan dalam mengelola bisnins ini. Harus ada ketegasan dalam memberikan perintah namun juga tidak boleh terkesan terlalu 'galak'. Paling tidak, ada win win solution antara manajemen/pemilik dengan para kurir.
Jangan sampai terjadi hal-hal seperti kurirnya menipu misalnya dengan menandatangani sendiri dokumen yang harusnya ia serahkan. Karena itulah sistem pembayaran fee per dokumen rasanya bisa jadi salah satu alternatif untuk mencegah kurir melakuakan kecurangan karena ia tidak akan mendapatkan fee apabila ketahuan menipu. Sang kurir dibayar porsi dari harga kiriman, jadi bisa dikatakan tidak ada cost pasti. Sementara itu bensin pun dibayar oleh sang kurir sehingga tugas manajemen adalah mencari order sebanyak-banyaknya.

Berikut ini ada berbagai pertimbangan dalam memilih kurir yang diangkat sebagai karyawan tetap atau lepas:

Karyawan Lepas
Tidak perlu membayar gaji tetap, artinya modal usaha tidak usah terlalu besar, (ada proyek baru dibayar).
Sebaliknya, kita harus berhati-hati dengan karyawan lepas karena mereka tidak terikat secara hukum maupun moral maka mereka bisa saja berbuat seenaknya, bila terjadi masalah mereka dapat menghilang begitu saja. Ada
juga kemungkinan mereka tidak hanya bekerja pada kita, jadi pada saat kita membutuhkan mereka bisa-bisa mereka sedang sibuk di tempat lain.
Tidak perlu bayar uang kesehatan, THR, lembur dll. (bahkan mungkin pajak (PPH)).

Karyawan tetap
Harus memiliki modal untuk membayar mereka ada maupun tidak ada pekerjaan.
Pekerja lebih dapat dipercaya, karena kita dapat memberikan aturan, bila terjadi satu saja kesalahan, maka hukumannya adalah dipecat.
Harus membayar THR dan tunjangan yang lain.


Menentukan target market

Kantor yang banyak melakukan pengiriman dokumen dalam satu bulan. Apabila hanya mengejar perorangan atau yang mengirim satuan, biasanya tidak ada jaminan kita bisa memberikan banyak pekerjaan pada para kurir dalam waktu satu bulan tersebut. Karena itu penting diperlukan jalur atau networking untuk bisa masuk ke kantor-kantor besar ini.

Kendala yang mungkin timbul

Alamat pengiriman yang kurang/tidak jelas. Kadang pengirim tidak mau tahu padahal kurir sudah berulang kali mencari alamat tersebut namun salah alamat atau bisa juga rumah kosong misalnya.

Kelebihan yang harus ditawarkan

Membina kerja sama dengan perusahaan lain, terutama yang punya akses ke luar kota.
Kita mengantarkan sampai diterima orang yang bersangkutan dan ada tanda terimanya.
Adanya sistem pengecekan apakah barang tersebut benar telah sampai ditangan penerima alamt yang tercantum (ada cost telepon).
Yang harus diperhatikan oleh manajemen juga hal seperti barang yang dikirim sebetulnya tidak begitu diperlukan penerima, seperti brosur/junk mail. Kadang mereka baru menerima, dilihat sepintas dan langsung dibuang. Bila ini yang terjadi kurir yang biasanya "kena". Saat mereka mengatakan sudah diantar sampai tujuan, diterima oleh Bapak X misalnya, namun saat manajemen kurir menelpon ke penerima dijawab, "belum terima" karena ternyata Bapak X tidak aware kalau berkas yang dibuangnya tadi itu yang ditanyakan.


Sistem administrasi juga harus diperhatikan. Hal-hal yang menyangkut kapan surat di ambil dari klien/pengirim, kampai sampai di kantor, mulai dikirim, sampai dipenerima, siapa nama penerima, dst.


Kurir Plus?

Satu masukan berharga adalah penyediaan jasa kurir plus yang saat ini masih sangat jarang ditemukan. Dimana, selain mengirim paket dan surat, mereka juga bisa dimintai tolong hal-hal seperti membelikan sesuatu, mengantri tiket di bioskop, mengambil jahitan, membeli kue, dsb.

Karena biasanya kurir itu hanya mengantar, tapi untuk jasa kurir plus bisa pula mengambil. Bayangkan saat kita perlu mengambil suatu barang, tidak ada supir, tidak ada mobil, anak lagi rewel -- tidak ada yang bisa diandalkan padahal barangnya sangat diperlukan.

Saat ini bisnis kurir plus yang ada baru (CLICK BOY) dan dikelola dengan sangat-sangat baik sekali menurut masukan beberapa anggota milis DW. Untuk biayanya memang lebih mahal daripada kurir biasa. Untuk biaya antri, biasanya ada tambahan Rp 5000. Untuk mengantar surat dan paket berkisar dari Rp 15,000 sampai Rp 30,000. Mereka menerapkan sistem member untuk para pelanggan. Sehingga member tinggal memberikan nomor pelanggan saja. Terkadang ada kasus dimana mereka tidak segan membayari duluan sehingga tidak harus bolak balik.

Apabila contoh seperti ini dibuat menjadi usaha online, centralize phone order (dari pusat menyebarkan ke cabang-cabang terdekat untuk menjalankan order) rasanya ini juga akan menjadi nilai tambahan untuk bisnis kurir plus ini.

Perbandingan alasan pemilihan jasa pos dan kurir?

Biasanya masalah biaya, dimana secara umum jasa pos lebih murah dan cakupannya lebih luas. Hal ini memang sangat tergantung pula pada biaya dan daerah tujuan. Misalnya kalau pos kilat khusus seluruh area selain DKI harganya sama, kalau kurir bisa jauh lebih mahal, selain itu pos lebih terjamin sampai ke pelosok-pelosok.

Kelebihan pos yang lain: petugasnya cenderung lebih dekat dengan penduduk setempat dan beliau ini bisa menjadi teman oleh penghuni rumah, beda dengan kurir yang suka 'ganti' petugasnya, yang kadang kita rasakan orangnya selalu baru.

Disisi lain, kita cenderung memilih jasa kurir karena lebih cepat sampai di si penerima.

Perbandingan pembayaran penggunaan jasa pos dan jasa kurir

Pada sebuah kantor besar ternyata sama saja. Keduanya bisa dibayar belakangan namun tentunya kantor ini telah melakukan perjanjian perjanjian kerjasama terlebih dulu.

Kenapa kita mlih jasa kurir A di banding jasa kurir B?

Kenapa kita memakai kurir A dibanding B tergantung juga dengan fleksibelitas kurir ini, kadang, ada kurir yang waktu pickup-nya tidak bebas (ada jadwal tertentu) sehingga saat kita butuhkan sering tidak bisa/tidak mau langsung datang. Selain itu, tentunya faktor harga.

Labels:


Baca selengkapnya!

Serba-Serbi Bisnis Furtniture

Untuk memulai sebuah bisnis furnitur biasanya didasari oleh ketertarikan akan banyaknya bahan baku seperti kayu jati dan kayu sono keling yang ada di sekitar kita. Paling tidak, hal inilah yang dialami oleh salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha yang kebetulan mempunyai kebun yang sudah ditanami kayu jati kurang lebih 1500 pohon dan akan siap olah (untuk dijadikan furniture) dalam waktu lima tahun.

Apa saja yang kira-kira dibutuhkan oleh calon pengusaha furniture? Inilah yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai serba serbi bisnis furniture.

Sebagai pemula, mungkin inilah pertanyaan-pertanyaan pertama yang akan tersirat:

Apa saja peralatan yang dibutuhkan untuk membuat furniture dengan hasil akhir kualitas yang baik atau untuk ekspor? Dimana peralatan tersebut bisa didapatkan?
Berapa karyawan pokok yang diperlukan untuk membuat furniture dari proses awal sampai jadi?
Bagaimana prospek dari usaha ini?
Berapa modal awal sampai usaha itu bisa menghidupi dirinya?
Apakah perlu showroom atau galeri?
Apa saja kendala yang dihadapi?
Bagaimana masalah jarak akan mempengaruhi cost seperti sewa tempat, transportasi, pengawasan, dll.

Beberapa pertanyaan diatas terjawab dari hasil diskusi dan masukan para anggota milis Dunia Wirausaha mengenai bisnis furniture, berikut ini:

Jeli Melihat Peluang

Melihat perekonomian sekitar lingkungan rumah kita adalah hal pertama yang bisa kita lakukan. Misalnya saja, dengan memperhatikan bahwa ternyata perekonomian warga sekitar cenderung meningkat sehingga membuka peluang adanya calon-calon konsumen yang sanggup membeli produk furniture yang akan diproduksi.

Hal utama yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis ini adalah harus menemukan pasarnya terlebih dulu. Karena, model, kualitas dan gaya akan sangat tergantung pada pasar yang dituju.

Target market misalnya bisa dibagi:
Individu : dalam & luar negeri.
Hotel, restoran, kafe, kantor, dll.
Galeri/showroom yang sudah ada.

Showroom milik sendiri kemungkinan besar tidak perlu, kalau memang tujuan produksi adalah untuk diekspor. Importir biasanya lebih tertarik melihat display workshop dibanding showroom. Pembeli datang dan menentukan model, warna, kualitas dan kuantitas. Sehingga kita tinggal mengerjakan sesuai order tersebut.

Tempat/Lokasi:

Memakai yang sudah ada, misalnya rumah sendiri. Sehingga tidak ada biaya sewa tempat.

Apabila menempati lahan di kota tentunya ada biaya sewa dan tenaga kerja yang lebih mahal. Sebaliknya, dengan tetap menempati desa, sewa lahan tenaga kerja lebih murah, namun akan ada tambahan cost promosi ke kota dan juga transportasi.

Adanya galeri yang terdapat di daerah pedesaan biasanya bisa menjadi daya tarik untuk para calon pembeli dari luar negeri walaupun seperti yang disebutkan diatas, transportasi dan jarak juga ikut memberi andil.

Secara umum, memulai bisnis ini memerlukan
Galeri ( atau show room) sebagai tempat memajang produk-produk.
Pabrik sederhana yang terdiri dari beberapa mesin : mesin serut, mesin gergaji, dll.
Gudang sebagia penyimpanan bahan mentah (kayu, dll), bahan finishing (cat-cat, pernis-pernis,amplas,dll), mata bor, mata gergaji, dll.
Ruang kantor.
Penawaran:

Bisa dari beberapa hal:

Buat terlebih dulu satu atau contoh furniture lalu ditawarkan pada warga sekitar. Sebaiknya memulai bisnis ini tidak dilakukan sendirian, bisa meminta bantuan saudara atau tetangga yang sudah ahli pertukangan kayu. Mereka ini yang diberi modal untuk pembuatan prototipe sebanyak satu atau dua buah atau dipan.
Pajang didepan rumah atau tawarkan ke warga sekitar atau bahkan pada showroom yang sudah ada di kota terdekat.
Difoto untuk kemudian ditawarkan melalui email atau website sederhana.

Disain dan Kualitas

Competitive advantage-nya meliputi :
Kualitas kayu (misalnya sudah di oven atau belum).
Kehalusan pengerjaannya (tidak boleh asal jadi).
Tepat waktu dalam menyelesaikan sebuah order.
Kejujuran pemilik, misalnya: jangan lakukan finishing pada produk setengah jadi sebelum buyer melihatnya.
Beberapa kasus yang pernah terjadi:
banyak perusahaan furniture menipu dengan cara melakukan finishing pada produk sehingga kurang fair. Misalnya, kursi dicat warna merah atau hitam sehingga menutupi kualitas kayu yang sebetulnya jelek.
Dari segi disain bisa meniru dari berbagai majalah atau dengan rajin berjalan-jalan ke daerah furniture terkenal seperti Jepara misalnya.

Untuk disain dan kualitas nampaknya memang tukang kayu dan sang disainer merupakan hal yang vital disamping marketing tentunya. Penting juga untuk selalu bertukar pikiran dengan tukang kayu berkaitan dengan masalah jenis kayu yang akan digunakan agar sesuai dengan disain yang dikehendaki.

Seorang anggota milis DW memberi masukan tentang pembagian secara umum yang berkaitan dnegan disain:
Disain antik
Disain minimalis

Antisipasi Resiko Yang Mungkin Terjadi:
Buatlah setiap transaksi dalam bentuk kontrak atau dalam bentuk Surat Perintah Kerja yg dikeluarkan atau diterbitkan oleh pihak buyer (penandatangan haruslah orang yg berwenang).
Kontrak juga harus mencantumkan masalah DP dan pelunasana sebelum, saat dan sesudah produk dikerjakan sampai selesai.
Siapkan surat jalan, kwitansi dan tanda terima.
Setiap disain yang disetujui harus ditandatangani oleh kedua belah pihak.. Jadi sebelum produk itu dibuat, haruslah ada gambar dan spesifikasinya sehingga bekerja berdasarkan spesifiksi tersebut.
Salah satu resiko paling besar adalah saat produk dalam perjalanan (delivery), produk bisa pecah atau hancur. Oleh karena itu packing yang baik juga sangat menentukan. Untuk meminimalkan resiko, bisa saja kontrak menyebutkan bahwa barang diambil sendiri di gudang pemilik.
Masalah internal perusahaan (kejujuran pegawai, pemakaian bahan yg efisien dan efektif, dll).

Quote dari salah seorang anggota milis DW:

"Hermawan Kertajaya mengatakan bahwa marketing adalah 'deal with the market'. Jadi bukan karena produk anda bagus dan berkualitas, tapi apakah pasar memang membutuhkannya atau tidak. So, let's deal with the market."

Labels:


Baca selengkapnya!

Pemasok Jajanan Warung

Pasti anda pernah terfikir hal seperti "kok bisa ya ada orang-orang sekitar kita yang sepertinya menemukan saja aneka jenis dagangan yang bisa menjadi bisnis?"

Mungkin, kata kuncinya adalah jeli melihat peluang. Seperti misalnya yang dialami oleh salah seoarang anggota milis Dunia Wirausaha yang kini berjualan memasok jajanan keripik ke berbagai warung dimana ide ini sebetulnya muncul saat ia dan suaminya mendapat kiriman berbagai jenis keripik dari keluarganya di Klaten. Kini ia dan suaminya sudah mempunyai langganan sekitar 160 buah warung yang setiap hari menjual keripik-keripik dagangannya.Ingin "meniru" ide sejenis? Simak beberapa tips berikut yang pernah didiskusikan dimilis Dunia Wirausaha beberapa waktu yang lalu. Produk: Aneka keripik yang dibeli bal-balan lalu dibungkus sendiri sebelum dijual.

Modal awal Sekitar Rp 2,000,000 Untuk membeli satu buah sepeda motor, satu buah sepeda, keripik, plastik pembungkus dll.

Cara penjualan Dititipkan diberbagai warung melalui tiga orang tenaga pemasaran yang berkeliling ke berbagai warung.

Perhitungan keuntunganSatu bungkus kripik dijual dengan laba Rp 200 (1:1) antara pemodal dan penjaja. Sang tenaga keliling ditargetkan harus punya 100 warung (untuk dititipi keripik) yang tiap minggunya diisi sekitar 20 bungkus @ Rp @1000. Berarti setiap satu warung akan menghabiskan 80 bungkus per bulannya.

Dengan perhitungan ini kalau ada langganan 300 warung, pemodal harus menyiapkan 24.000 bungkus keripik Bila laku semua, keuntungan kotor sekitar Rp 2,400,000 per bulan (belum termasuk dipotong biaya bensin dan cicilan motor).

Kemungkinan yang terjadi Kripik belum terjual sementara pasokan masih sangat banyak.
Yang harus diperhatikan Penjaja kelilingnya harus "jago" alias pantang menyerah dalam menawarkan dagangan. Dan biasanya mereka akan menekankan pada si pemilik warung bahwa "kalau tidak laku juga tidak apa-apa".

Mencari tenaga penjaja keliling ini sebetulnya bisa memanfaatkan orang-orang yang tinggal disekitar lingkungan rumah. Bisa dari mulut ke mulut. Misalnya, orang-orang yang ada (atau tinggal di perkampungan) di daerah sekitar rumah. Seperti tukang becak, satpam, hansip misalnya. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah masalah kepercayaan dan besarnya tanggung jawab orang yang akhirnya akan kita pekerjakan tersebut.

Satu tips dari seorang "pedagang keripik" anggota DW ini: Harus selalu ingat pada motivasi pedagang untuk jangan melihat dari sisi "kemana mau menjual jumlah stok yang besar?", tapi justru lebih pada target penjualan yang ingin dicapai per hari.

Labels:


Baca selengkapnya!

Tertarik Bisnis Taksi?

Pernah tertarik untuk menjalankan bisnis taksi? Sebaiknya mungkin anda berfikir dua kali. Karena, berdasarkan hasil diskusi dan masukan dari beberapa anggota milis Dunia Wirausaha yang pernah punya pengalaman berkaitan dengan bisnis ini, kesimpulan yang dapat ditarik adalah bisnis ini cukup beresiko dengan sistem administrasi yang berbelit-belit.

Berikut adalah sebuah contoh sistem investasi yang pernah ditawarkan:Dengan modal sebesar Rp 7,500,000 kita mendapat satu buah taksi (merk hyundai excel) dengan sistem bagi hasil selama lima tahun ke depan.

Perhitungannya sebagai berikut:
Setiap hari si supir taksi setor ke perusahaan sebesar +/- Rp 180,000 (selama lima tahun). Setelah lima tahun, BPKB mobil diberikan pada si supir dan kita berhak atas mobil tersebut sebesar 60% dari harga mobil.

Jadi kalau mobil itu - setelah dihitung penyusutan - harganya Rp 40,000,000, kita berhak sekitar Rp 24,000,000.

Jumlah yang terakhir ini bisa kita minta ke supirnya atau kita "mempekerjakan" supir itu kembali (jadi si supir tetap "narik" taksi dan setoran hariannya masuk ke kita).

Hal penting yang harus menjadi perhatian adalah:
-Selama lima tahun pertama ini sebagai pemilik modal, kita tidak mendapatkan apa-apa, jadi bisnis taksi bisa disebut blind investation.


-Urusan adminitrasi yang biasanya cukup berbelit-belit.

-Apabila sampai terjadi kecelakaan, kerugian seharusnya diganti supir dengan menggunakan dana simpanan/tabungan wajib, tapi sering kali jumlah itu ternyata tidak mencukupi. Dilain pihak, tarif taksi sekarang sudah tidak memadai untuk menutup biaya dan memberikan keuntungan yang bagus (kenaikan tarif harus ditetapkan organda).

-Masalah oknum supir yang kita pilih. Ini akan berpengaruh pada keamanan mobil atau kemungkinan hal-hal negatif yang timbul seperti penggantian ban mobil menjadi ban mobil bekas atau onderdil lainnya. Sangat tergantung pada individunya. Seperti kata seorang anggota DW, "Yang jelas itu kan tergantung mindset si supirnya, kalau dia berniat baik mau jadi supir, ya kita aman. Tapi kalau si supirnya niatnya negatif, apes di kita"

-Masukan lainnya: Untuk bisa menjadi investor bisnis ini, sepertinya harus menjadi anggota organda.

-Saat hitungan akhir ternyata harga mobil menjadi lebih mahal dibanding mencicil biasa namun kemahalan tersebut ditutup dengan izin taksinya - /izin trayek atau plat kuning. Jadi sebetulnya yang dijual oleh pengusahanya adalah izinnya (tanpa izin tidak bisa menjalankan taksi) yang apabila sudah lewat lima tahun (mobil sudah plat hitam) izin trayeknya dikembalikan ke pengusaha (bisa dijual ke pihak lain atau kalau si pengemudi taksi yang dulu mau ambil lagi, harus beli satu paket seperti semula lagi).

Selain itu ada lagi alternatif kepemilikan mobil taksi bagi si supir dengan sistematika sebagai berikut: Sang supir membeli taksi dengan DP Rp 8.5jt. Selama dua tahun pertama, ia harus menyetor Rp 200,000 sebagai cicilan mobil dan biaya administrasi perussahaan taksi yang bersnagkutan.

Tahun ke-3 sampai ke-5 ia cukup menyetorkan Rp 50,000 per hari dimana pada akhir tahun ke-5, taksi menjadi milik sang supir.

Hasil perbincangan dengan seorang supir taksi menyatakan bahwa ada yang istilahnya "peremajaan taksi" dimana taksi-taksi yang ada (yang lama) dijual pada para supir dengan cara sistem setoran (mencicil lewat setoran). Setelah lunas, taksi tersebut berganti plat hitam dan tidak boleh "narik" lagi.



Labels:


Baca selengkapnya!

Rumah Petak dan Kos-Kos-an

Saat ini kebutuhan akan rumah petak untuk disewakan pada kalangan berpenghasilan menengah kebawah rasanya bisa jadi salah satu alternatif pemasukan bagi kita yang kebetulan mempunyai modal berupa (atau untuk membeli) sebidang tanah dan penambahan biaya bahan bangunan sederhana.
Apa saja yang kira-kira dibutuhkan dan perlu dipertimbangkan dalam mempersiapkan bisnis sewa-menyewakan rumah petak ini? Simak beberapa masukan berikut dari anggota milis Dunia Wirasausaha.


Hal pertama untuk menentukan bagus tidaknya prospek bisnis rumah petak dimasa yang akan datang adalah lokasi. Anda bisa membeli atau membangun rumah petak di daerah dekat pabrik misalnya, tentunya dengan harapan agak kelak para buruh pabrik akan memerlukan rumah petak anda untuk disewa. Biasanya harga sewanya adalah antara Rp 200,000 sampai Rp 250,000.

Contohnya daerah Cibinong. Sebuah harian yang terkenal dengan iklan barisnya baru-baru ini menawarkan iklan sebagai berikut: dijual rumah berlantai 250m2 yang terdiri dari empat buah rumah petak dimana listrik dibagi untuk empat rumah tersebut, tandon air satu buah seharga 180 juta dengan perkiraan sewa antara Rp 250,000 – Rp 300,000 per rumah.

Nampaknya, koran pun bisa menjadi masukan kita untuk mencari dan menentukan lokasi penyewaan rumah petak sekaligus membandingkan harga-harga.

Lokasi strategis lainnya adalah yang berada di wilayah perkantoran atau kampus. Tentunya rumah petak disewakan sebagai kos-kosan dengan fasilitas yang lebih lengkap sehingga bisa disewakan dengan tarif Rp 300,000 – Rp 400,000 per kamar per bulan. Tarif ini disesuaikan lagi dengan utilitas yang disediakan atau ditanggung oleh pemilik seperti listrik dan air dan fasilitas lain seperti TV, AC dan komputer.

Suasana juga akan ikut menentukan tarif sewa. Kebanyakan mahasiswa yang jauh dari orang tua (walau satu kota sekalipun) cenderung memilih rumah kos yang terasa homy. Misalnya dengan pengadaan lahan hijau (taman belakang) rumah.

Pembayaran Sewa
Perbedaan dalam hal pembayaran untuk rumah petak biasa dan kos-kosan biasanya tidak menggunakan kontrak sewa (kebanyakan). Para mahasiswa membayar lebih dulu dimuka untuk tiga bulan pertama, selanjutnya pembayaran perbulan seperti biasa.

Masalah yang mungkin timbul dalam hal pembayaran adalah penagihan uang sewa. Hal ini menjadi penting karena selalu saja ada kemungkinan penghuni yang 'bandel' dan mangkir dalam hal pembayaran.

Karena itu, sangat disarankan untuk:
-Mempunyai data yang lengkap tentang calon penyewa dan memastikan bahwa data-data tersebut benar adanya.


-Mempunyai referensi yang jelas tentang darimana calon penyewa mengenal kita.
-Untuk kos-kosan sangatlah penting mempunyai Ibu atau Bapak Kos untuk mengawasi kegiatan yang berlangsung sehari-hari (faktor kedekatan dan kenyamanan hubungan antara penyewa dan yang menyewakan bisa jadi faktor penting dalam hal kelancaran usaha) atau paling tidak, ada satu orang pengawas harian.

-Yang lain adalah meminta bantuan tetangga mengecek kos-kosan secara berkala walaupun hal ini menjadi alternatif paling terakhir.

Dua contoh pembayaran tiga bulan didepan:
Pertama
bulan 1: bayar 3 bulan
bulan 2: bayar 1 bulan
bulan 3: bayar 1 bulan, dst.
bulan N-2: tidak membayarbulan N-1: tidak membayar
dimana N adalah bulan penyewa keluar dari kos

Kedua (biasanya lebih mudah diterapkan)
X menyewa mulai Januari 2004. Pada saat masuk, X membayar untuk bulan Januari, Februari dan Maret. Mulai bulan April X membayar bulanan seperti biasa.
Penyewa Lelaki atau Perempuan?
Ada yang berpendapat bahwa rumah petak atau kos-kosan yang disewa penyewa lelaki lebih gampang untuk dirawat secara kebersihan. Namun rasanya sih ini hal yang sangat relatif, tergantung pada individunya. Yang perlu ditekankan untuk para penyewa kos misalnya masalah kamar mandi dan toilet. Adanya larangan utnuk membuang bekas tissue atau pembalut wanita kedalam wc adalah hal yang penting untuk menghindari terjadinya bongkar pasang WC karena penyumbatan.

Masalah lain seperti rokok yang dapat merusak karpet atau furniture (bila ada) juga penting untuk dikemukakan sejak awal masa sewa.

Beberapa pengalaman menyebutkan bahwa bisnis penyewaan dan atau kos-kosan biasanya sudah bisa BEP ditahun ke-3.

Bahan bacaan:
http://www.kontan-online.com/04/36/properti/prp.htm

Labels:


Baca selengkapnya!

Buletin dan Milis Dunia Wirausaha

Ruang diskusi Dunia Wirausaha adalah wadah diskusi yang ditujukan untuk para entepreneur maupun calon-calon entepreneur yang memiliki minat dan peluang di dunia bisnis dan wirausaha.

Sejak dibuka pada bulan Oktober 2004 dengan bentuk milis, kini dapat diakses secara online berupa ruang diskusi online. Dunia Wirausaha telah memiliki banyak anggota yang terdiri dari berbagai latar belakang pekerjaan namun dengan keinginan yang sama yaitu bercita-cita menjadi entepreneur sukses.

Dengan networking sebesar ini sangat memungkinkan bagi para anggotanya untuk berdiskusi, saling berbagi ilmu juga mencari informasi sekaligus peluang dan rekan bisnis yang sesuai.

Untuk bergabung ikut berdiskusi, silahan gunakan form komentar di bagian bawah setiap pertanyaan. Untuk memulai topik baru / bertanya, silahkan daftar dan login terlebih dahulu.

Sementara itu, untuk yang ingin mengetahui berbagai perkembangan topik anda dapat pula berlangganan Buletin Dunia Wirausaha. Disini, aneka topik yang pernah dibahas di ruang diskusi, dirangkum menjadi artikel dunia bisnis yang sarat informasi.

Untuk berlangganan buletin Dunia Wirausaha silahkan isi formulir di sebelah kiri atas web ini.


Baca selengkapnya!

Tentang Kami

Sama-sama seorang istri dan ibu dari dua orang anak yang bekerja dari rumah.

Sama-sama mempunyai keyakinan bahwa bekerja dari rumah adalah salah satu dari berbagai pilihan terbaik bagi seorang ibu.

Sama-sama memiliki minat bisnis dan the-so-called jiwa dagang.

Sama-sama percaya bahwa learning by doing adalah pendidikan yang terbaik dalam berbisnis.

Sebetulnya, Sama-sama tidak punya latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan dunia komputer dan internet.

Namun, Sama-sama menganggap bahwa internet dan online business adalah anugerah teknologi yang terindah bagi pelaku bisnis.

Sama-sama bergabung dengan Bel‘Air Network Marketing Company dan sama-sama menjadi Moderator beberapa milis yang berkaitan dengan dunia bisnis.

Sama-sama memiliki situs yang berhubungan dengan dunia dan minat bisnis.

Nadia mengelola website yang dikhususkan untuk para ibu yang ingin dan atau telah terjun ke dunia bisnis, http://bundainbiz.com/

Dini juga mengelola website yang fokus ke dunia internet, mulai dari gaul online sampai bisnis online dan internet marketing, http://indonesia.simplestrategyonline.com/

Salam Wirausaha,
Dini Shanti dan Nadia Yuniardo

Baca selengkapnya!

Peluang Bisnis Online

www.bisnisaromaterapi.com
www.suksesbersamaahira.com

Baca selengkapnya!